Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Menurut para tamu kita yang berasal dari Palestina, memang sulit sekali bantuan bisa masuk ke dalam Palestina dari luar. Lewat bank boleh dibilang mustahil, apalagi lewat Bandara.
Sehinggaseakan saudara kita yang berada di Palestina sedang dipenjara di dalam negeri mereka sendiri. Tidak bisa keluar dan tidak bisa masuk. Maka satu-satunya cara memang dengan jalan 'penyelundupan'. Entah bagaimana caranya, yang jelas lewat jalur tidak resmi.
Tentu rekan-rekan kita bangsa Palestina sudah memikirkan teknisnya. Sehingga kita barangkali tidak perlu jauh-jauh datang ke sana untuk menyerahkan bantuan. Sebab ternyata para aktifis dakwah dari Palestina telah tersebar ke seantero jagad. Mereka sudah bekerja secara profesional dan maju. Mereka punya jaringan, pers, kontak-kontak person bahkan situs dan televisi.
Sehingga semua itu akan membantu tersebarnya informasi tentang Palestina dan sekaligus bisa menjadi sarana untuk menyampaikan bantuan. Tinggal yang perlu diperhatikan adalah bagaimana kita bisa memastikan orang-orang atau institusi yang kita serahkan amanah bantuan itu memang bisa masuk dan menyerahkan bantuan.
Di Indonesia, kalau kita mau menyerahkan bantuan berupa dana, tidak terlalu masalah. Karena di negeri kita cukup banyak yayasan atau lembaga kemanusiaan yang berafiliasi kepada rakyat Palestina. Boleh dibilang hampir semua lembaga bantuan keIslaman ikut bergabung untuk mengumpulkan bantuan.
Maka jangan ragu-ragu untuk bersedekah dan menginfakkan dana di jalan Allah. Semoga amal ini bisa menjadi abadi dan dicatat sebagai pemberat timbangan amal kita di akhirat kelak. Amien...
Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
KH. Dr. Ahmad Sarwat, Lc.,MA