Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Semoga pak ustadz senantiasa berada di bawah lindungan Allah SWT. Saya mau bertanya
1. Apakah hadist shahih yang benar secara periwayatannya sudah pasti benar pula secara isinya?
2. Bagaimana kedudukan hadist shahih bukhari/ Muslim terhadap AlQuran, Apakah kedudukannya sama, atau terpisah dengan nomor urut dua setelah AlQuran, atau berada di bawah/tunduk pada AlQuran (harus sesuai tidak boleh bertentangan)?
3. Bagaimana mensikapi bila terhadap pertentangan antara keduanya, di mana sering terjadi bila ada di antara keduanya bertentangan (menurut pemahaman saya) maka cenderung yang dipakai adalah hadist shahih, artinya kedudukan hadist shahih sudah menjadi nomor satu, bukan nomor dua apalagi berada di bawah Al-Quran.
Sebagai contoh di antaranya:
- (hadist shahih) Laki-Laki diharamkan pakai emas.
(AlQuran) Allah murka terhadap orang-orang yang mengharamkan perhiasan yang dikeluarkan untuk hamba-hamba-Nya (7:32). - (hadist shahih) Mayit itu disiksa lantaran ditangisi oleh familinya.
(AlQuran) baik dan buruknya suatu perbuatan, harus ditanggung sendiri oleh yang mengerjakannya 2:286, 2:123, 36:54, 17:15, 53:38, 39, 31:33. - (hadist shahih) Nabi Isa masih hidup dan akan turun lagi ke tengah manusia. (AlQuran) Nabi Muhammad penutup segala Nabi (33:40). (Menurut pemahaman saya) Bila diyakini ada Nabi lain yang masih hidup dan akan kembali ke tengah manusia, artinya tentu bukan Nabi Muhammad sbg penutup para Nabi(jelas ini bertentangan). Ada yang mengatakan bahwa nanti Nabi Isayangmasih hidup akan turun lagi bukan sebagai Nabi tapi sebagai seorang manusia muslim biasa. Apakah mungkin seorang yang diberi langsung status kenabiannya oleh Allah jika masih hidup kita katakan bukan Nabi, bahkan walaupun setelah ia wafat sekalipun? Bukankah para Nabi lainnya sudah wafat dan tetap berpredikat Nabi? Atau Nabi yang masih hidup tapi sudah terhenti menerima wahyu maka tidak lagi berstatus sebagai Nabi?
Penemuan terbaru makam Nabi Isa oleh arkeolog, serta temuan naskah laut mati serta injil koptik injil abad 1 M yang menyatakan bahwa Yesus meninggal secara wajar, dan tentang penyaliban Yesus berkata, "Orang lain... Yang merasakan empedu dan cuka.... bukan aku... Orang lainlah yang memikul salib di atas pundaknya, juga orang lain yang dipakaikan mahkota duri di atas kepalanya. Aku sendiri beriang gembira di tempat tinggi..... Aku menertawakan kehodohan mereka. (pada buku '"Misteri Naskah Laut Mati" oleh Ahmad Osman) sebenarnya semakin membuktikan kebenaran AlQuran (Nabi Isa dilindungi ke suatu tempat tinggi yang datar 3:144, diganti yang disalib 4:157, wafat 3:55, 21:34, 36:54) dan meruntuhkan kepercayaan kristen akan Tuhannya, walaupun berimbas juga pada hadist shahih yang umumnya adalah diyakini kebenarannya namun ada yang tak luput dari kesalahan karena yang dijamin memperoleh pemeliharaan Allah adalah AlQuran (15:9)
Terima kasih banyak atas jawabannya.
Wassalamu'alaikum w. W
Adi