Jilid : 4 Juz : 2 | Al-Baqarah : 246
Al-Baqarah 2 : 246
Mushaf Madinah | hal. 40 | Mushaf Kemenag RI

أَلَمْ تَرَ إِلَى الْمَلَإِ مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ مِنْ بَعْدِ مُوسَىٰ إِذْ قَالُوا لِنَبِيٍّ لَهُمُ ابْعَثْ لَنَا مَلِكًا نُقَاتِلْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ۖ قَالَ هَلْ عَسَيْتُمْ إِنْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الْقِتَالُ أَلَّا تُقَاتِلُوا ۖ قَالُوا وَمَا لَنَا أَلَّا نُقَاتِلَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَقَدْ أُخْرِجْنَا مِنْ دِيَارِنَا وَأَبْنَائِنَا ۖ فَلَمَّا كُتِبَ عَلَيْهِمُ الْقِتَالُ تَوَلَّوْا إِلَّا قَلِيلًا مِنْهُمْ ۗ وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِالظَّالِمِينَ

Kemenag RI 2019: Tidakkah kamu perhatikan para pemuka Bani Israil setelah Musa wafat, (yaitu) ketika mereka berkata kepada seorang nabi mereka, “Angkatlah seorang raja untuk kami, niscaya kami berperang di jalan Allah.” Dia menjawab, “Jangan-jangan jika diwajibkan atasmu berperang, kamu tidak akan berperang juga.” Mereka menjawab, “Mengapa kami tidak akan berperang di jalan Allah, sedangkan sungguh kami telah diusir dari kampung halaman kami dan (dipisahkan dari) anak-anak kami?” ) Akan tetapi, ketika perang diwajibkan atas mereka, mereka berpaling, kecuali sebagian kecil dari mereka. Allah Maha Mengetahui orang-orang zalim.
Prof. Quraish Shihab: Tidakkah kamu memperhatikan para pemuka dari Bani Israil sesudah Musa, (yaitu) ketika mereka berkata kepada seorang nabi mereka: “Angkatlah untuk kami seorang raja supaya kami berperang (di bawah pimpinannya) di jalan Allah.” Dia (nabi mereka) menjawab: “Apakah sekiranya jika nanti kamu diwajibkan berperang, kamu tidak akan berperang?” Mereka menjawab: “Mengapa kami tidak mau berperang di jalan Allah, padahal sungguh kami telah diusir dari kampung halaman kami dan (dijauhkan dari) anak-anak kami?” Maka, ketika perang diwajibkan atas mereka, mereka berpaling, kecuali sedikit di antara mereka. Dan Allah Maha Mengetahui orang-orang zalim.
Prof. HAMKA: Tidakkah engkau perhatikan, dari hal pemuka-pemuka Bani lsrail sesudah Musa? Ketika mereka berkata kepada seorang nabi mereka, "Angkatlah untuk kami seorang raja, supaya kami berperang pad a jalan Allah!" Berkata dia, "Apakah tidak akan terjadi kelak, kalau diperintahkan atas kamu berperang, bahwa kamu tidak akan mau berperang?" Mereka menjawab, "Bagaimana kami tidak akan mau berperang pada jalan Allah, padahal kami telah diusir dari kampung halaman kami dan anak-anak kami." Tetapi setelah diperintahkan kepada mereka berperang, berpalinglah mereka kecuali sedikit dari antara mereka. Dan, Allah mengetahui orang-orang yang aniaya.

TAFSIR AL-MAHFUZH REFERENSI KITAB TAFSIR
...

ألم ترى إلى

الْمَلَإِ مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ

مِنْ بَعْدِ مُوسَىٰ

إِذْ قَالُوا لِنَبِيٍّ لَهُمُ

ابْعَثْ لَنَا مَلِكًا نُقَاتِلْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ

قَالَ هَلْ عَسَيْتُمْ إِنْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الْقِتَالُ أَلَّا تُقَاتِلُوا

قَالُوا وَمَا لَنَا أَلَّا نُقَاتِلَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ

فَلَمَّا كُتِبَ عَلَيْهِمُ الْقِتَالُ تَوَلَّوْا إِلَّا قَلِيلًا مِنْهُمْ

وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِالظَّالِمِينَ

🔐