| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : (Ingatlah) ketika salah satu golongan di antara mereka berkata, “Mengapa kamu menasihati kaum yang akan dibinasakan atau diazab Allah dengan azab yang sangat keras?” Mereka menjawab, “Agar kami mempunyai alasan (lepas tanggung jawab) kepada Tuhanmu ) dan agar mereka bertakwa.” |
| Prof. Quraish Shihab : Dan ketika suatu umat (golongan) di antara mereka (Bani Israil) berkata: “Mengapa kamu menasihati kaum yang Allah akan membinasakan mereka atau menyiksa mereka dengan siksa yang sangat keras?” Mereka (golongan yang selalu memberi nasihat) menjawab: “Supaya kami mempunyai alasan (dan pelepas tanggung jawab) kepada Tuhan Pemelihara kamu, dan supaya mereka bertakwa.” |
| HAMKA : Dan, (ingat pulalah) tatkala berkata suatu umat dari antara mereka, “Mengapa kamu beri pengajaran suatu kaum yang Allah telah membinasakan mereka atau mengadzab mereka dengan azab yang sangat?” Mereka menjawab, “Untuk melepaskan kewajiban kepada Tuhan kamu dan supaya mereka bertakwa.” |
| 3. Tafsir وَإِذْ قَالَتْ أُمَّةٌ مِنْهُمْ لِمَ تَعِظُونَ قَوْمًا ۙ اللَّهُ مُهْلِكُهُمْ أَوْ مُعَذِّبُهُمْ عَذَابًا شَدِيدًا ۖ قَالُوا مَعْذِرَةً إِلَىٰ رَبِّكُمْ وَلَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Maka, setelah mereka melupakan apa yang diperingatkan kepada mereka, Kami selamatkan orang-orang yang mencegah (orang berbuat) keburukan dan Kami timpakan kepada orang-orang yang zalim azab yang keras karena mereka selalu berbuat fasik. |
| Prof. Quraish Shihab : Maka, ketika mereka (golongan yang diberi nasihat) melupakan apa yang diperingatkan kepada mereka, Kami selamatkan orang-orang yang melarang keburukan dan Kami timpakan kepada orang-orang yang zalim siksa yang sangat buruk, disebabkan mereka selalu berbuat fasik (keluar dari ketaatan kepada Allah swt.). |
| HAMKA : Maka, tatkala mereka telah lupa apa yang diperingatkan kepada mereka, Kami selamatkanlah orang-orang yang telah mencegah dari kejahatan dan Kami siksa orang-orang yang aniaya itu dengan azab yang pedih dari sebab mereka telah berbuat fasik. |
| 3. Tafsir فَلَمَّا نَسُوا مَا ذُكِّرُوا بِهِ أَنْجَيْنَا الَّذِينَ يَنْهَوْنَ عَنِ السُّوءِ وَأَخَذْنَا الَّذِينَ ظَلَمُوا بِعَذَابٍ بَئِيسٍ بِمَا كَانُوا يَفْسُقُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Kemudian, ketika mereka bersikeras (melampaui batas) terhadap segala yang dilarang, Kami katakan kepada mereka, “Jadilah kamu kera yang hina!” |
| Prof. Quraish Shihab : Maka, ketika mereka melampaui batas terhadap apa yang mereka dilarang mengerjakannya, Kami berfirman kepada mereka: “Jadilah kamu kera-kera yang hina, lagi terkutuk!” |
| HAMKA : Maka tatkala mereka telah melanggar apa yang dilarang daripadanya, Kami katakanlah kepada mereka, “Jadilah kamu monyet-monyet yang hina.” |
| 3. Tafsir فَلَمَّا عَتَوْا عَنْ مَا نُهُوا عَنْهُ قُلْنَا لَهُمْ كُونُوا قِرَدَةً خَاسِئِينَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : (Ingatlah) ketika Tuhanmu memberitahukan bahwa sungguh Dia akan mengirimkan kepada mereka (Bani Israil) orang-orang yang akan menimpakan seburuk-buruk azab kepada mereka sampai hari Kiamat. Sesungguhnya Tuhanmu sangat cepat hukuman-Nya dan sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. |
| Prof. Quraish Shihab : Dan ingatlah (Nabi Muhammad saw.), ketika Tuhan Pemeliharamu memaklumkan sesungguhnya Dia pasti akan mengirim (dari satu tempat) kepada mereka (orang-orang Yahudi yang durhaka itu) sampai pada Hari Kiamat, siapa (orang-orang) yang akan menimpakan kepada mereka seburuk-buruk siksa. Sesungguhnya Tuhan Pemelihara kamu pasti sangat cepat pembalasan-Nya, dan sesungguhnya Dia benar-benar Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang. |
| HAMKA : Dan, (ingatlah) tatkala Tuhan engkau memberitahukan bahwa sesungguhnya Dia akan membangkitkan atas mereka, hingga Hari Kiamat, orang yang akan menimpakan kepada mereka seburuk-buruk azab. Sesungguhnya Tuhan engkau itu, adalah sangat cepat siksaan-Nya dan sesungguhnya Dia itu pun adalah Pengampun lagi Penyayang. |
| 3. Tafsir وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكَ لَيَبْعَثَنَّ عَلَيْهِمْ إِلَىٰ يَوْمِ الْقِيَامَةِ مَنْ يَسُومُهُمْ سُوءَ الْعَذَابِ ۗ إِنَّ رَبَّكَ لَسَرِيعُ الْعِقَابِ ۖ وَإِنَّهُ لَغَفُورٌ رَحِيمٌ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Kami membagi mereka di bumi ini menjadi beberapa golongan. Di antaranya ada orang-orang yang saleh dan ada (pula) yang tidak. Kami menguji mereka dengan berbagai kebaikan dan keburukan agar mereka kembali (pada kebenaran). |
| Prof. Quraish Shihab : Dan Kami cerai-beraikan dan pencarkan mereka (orang-orang Yahudi) di bumi ini (menjadi) beberapa golongan; di antara mereka ada orang-orang yang saleh dan di antara mereka ada (juga) yang tidak demikian. Dan Kami telah (dan pasti akan) menguji mereka dengan kebaikan-kebaikan dan (juga dengan) keburukan-keburukan, supaya mereka kembali (kepada kebenaran). |
| HAMKA : Dan, Kami potong-potong mereka di bumi ini menjadi beberapa umat. Di antara mereka ada yang shalih dan ada (di antara mereka itu tidak demikian dan Kami coba mereka dengan berbagai kebaikan dan berbagai kejahatan, supaya mereka kembali. |
| 3. Tafsir وَقَطَّعْنَاهُمْ فِي الْأَرْضِ أُمَمًا ۖ مِنْهُمُ الصَّالِحُونَ وَمِنْهُمْ دُونَ ذَٰلِكَ ۖ وَبَلَوْنَاهُمْ بِالْحَسَنَاتِ وَالسَّيِّئَاتِ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Kemudian, setelah mereka, datanglah generasi (yang lebih buruk) yang mewarisi kitab suci (Taurat). Mereka mengambil harta benda (duniawi) yang rendah ini (sebagai ganti dari kebenaran). Lalu, mereka berkata, “Kami akan diampuni.” Jika nanti harta benda (duniawi) datang kepada mereka sebanyak itu, niscaya mereka akan mengambilnya (juga). Bukankah mereka sudah terikat perjanjian dalam kitab suci (Taurat) bahwa mereka tidak akan mengatakan kepada Allah, kecuali yang benar, dan mereka pun telah mempelajari apa yang tersebut di dalamnya? Negeri akhirat itu lebih baik bagi mereka yang bertakwa. Maka, tidakkah kamu mengerti? |
| Prof. Quraish Shihab : Maka, digantikanlah sesudah mereka (orang-orang Yahudi terdahulu) generasi (lain yang lebih buruk) yang mewarisi al-Kitab (Taurat); mereka (generasi yang baru itu) mengambil harta (duniawi) yang rendah ini, dan berkata: “Kami akan diampuni (oleh Allah swt.).” Dan jika datang kepada mereka harta serupa (itu), niscaya mereka (terus-menerus) akan mengambilnya (juga). Bukankah telah dikukuhkan (oleh Allah swt.) dari mereka perjanjian (yang kuat dalam) al-Kitab (Taurat), (yaitu) bahwa mereka tidak akan mengatakan terhadap Allah kecuali yang haq (benar), padahal mereka telah mempelajari apa yang tersebut di dalamnya? Dan negeri akhirat lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka, tidakkah kamu berpikir? |
| HAMKA : Maka, menggantikanlah sesudah mereka itu suatu keturunan yang mewarisi kitab, mereka ambil benda-benda yang rendah ini dan mereka berkata, “Kita akan diampuni!” Dan jika datang (juga) kepada mereka benda seperti itu, mereka pun mengambilnya pula. Bukankah telah diambil perjanjian atas mereka dalam kitab itu bahwa mereka tidak boleh berkata atas nama Allah melainkan perkara yang benar? Sedangkan mereka pun telah membaca apa yang ada di dalamnya? Padahal negeri akhirat adalah lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Apakah mereka tidak mau mempergunakan akal? |
| 3. Tafsir فَخَلَفَ مِنْ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ وَرِثُوا الْكِتَابَ يَأْخُذُونَ عَرَضَ هَٰذَا الْأَدْنَىٰ وَيَقُولُونَ سَيُغْفَرُ لَنَا وَإِنْ يَأْتِهِمْ عَرَضٌ مِثْلُهُ يَأْخُذُوهُ ۚ أَلَمْ يُؤْخَذْ عَلَيْهِمْ مِيثَاقُ الْكِتَابِ أَنْ لَا يَقُولُوا عَلَى اللَّهِ إِلَّا الْحَقَّ وَدَرَسُوا مَا فِيهِ ۗ وَالدَّارُ الْآخِرَةُ خَيْرٌ لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ ۗ أَفَلَا تَعْقِلُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Orang-orang yang berpegang teguh pada kitab suci (Taurat) dan melaksanakan salat, sesungguhnya Kami tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang saleh. |
| Prof. Quraish Shihab : Dan orang-orang yang berpegang teguh dengan al-Kitab (Taurat) dan melaksanakan shalat secara sempurna, sesungguhnya Kami tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang selalu melakukan kebaikan dan perbaikan. |
| HAMKA : Dan, orang-orang yang berpegang teguh dengan kitab dan mereka pun mendirikan shalat, sesungguhnya Kami tidaklah akan menyiakan pahala bagi orang-orang yang berbuat perbaikan. |
| 3. Tafsir وَالَّذِينَ يُمَسِّكُونَ بِالْكِتَابِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ إِنَّا لَا نُضِيعُ أَجْرَ الْمُصْلِحِينَ |