< 172 | Halaman 173 | 174 >

[7] Al-A'raf : 171 (وَإِذْ نَتَقْنَا الْجَبَلَ فَوْقَهُمْ كَأَنَّهُ ظُلَّةٌ وَظَنُّوا)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : (Ingatlah) ketika Kami mengangkat gunung (dari akarnya) ke atas mereka, seakan-akan (gunung) itu awan dan mereka yakin bahwa (gunung) itu akan jatuh menimpa mereka. (Kami berfirman kepada mereka,) “Peganglah dengan teguh apa yang telah Kami anugerahkan kepadamu serta ingatlah selalu (amalkanlah) apa yang tersebut di dalamnya agar kamu bertakwa.”
Prof. Quraish Shihab : Dan (ingatlah), ketika Kami mencabut sehingga terangkat gunung (Thursina) ke atas mereka seolah-olah ia naungan (awan) dan mereka yakin bahwa gunung itu akan jatuh menimpa mereka. (Ketika itu Kami firmankan kepada mereka): “Peganglah dengan teguh apa yang telah Kami anugerahkan kepada kamu, dan ingatlah (amalkan selalu) apa yang terdapat di dalamnya supaya kamu bertakwa!”
HAMKA : Dan (ingatlah) tatkala Kami angkatkan gunung itu di atas mereka, seakan-akan sebuah atap dan mereka telah menyangka bahwa gunung itu akan jatuh kepada mereka. “Peganglah Kitab yang telah Kami berikan kepada kamu dengan teguh dan ingatlah apa-apa yang ada padanya, supaya kamu bertakwa.”
3. Tafsir

وَإِذْ نَتَقْنَا الْجَبَلَ فَوْقَهُمْ كَأَنَّهُ ظُلَّةٌ وَظَنُّوا أَنَّهُ وَاقِعٌ بِهِمْ خُذُوا مَا آتَيْنَاكُمْ بِقُوَّةٍ وَاذْكُرُوا مَا فِيهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

[7] Al-A'raf : 172 (وَإِذْ أَخَذَ رَبُّكَ مِنْ بَنِي آدَمَ مِنْ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : (Ingatlah) ketika Tuhanmu mengeluarkan dari tulang punggung anak cucu Adam, keturunan mereka dan Allah mengambil kesaksiannya terhadap diri mereka sendiri (seraya berfirman), “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab, “Betul (Engkau Tuhan kami), kami bersaksi.” (Kami melakukannya) agar pada hari Kiamat kamu (tidak) mengatakan, “Sesungguhnya kami lengah terhadap hal ini,”
Prof. Quraish Shihab : Dan (ingatlah), ketika Tuhan Pemeliharamu mengeluarkan dari anak-cucu Adam dari punggung (sulbi orang tua) mereka, keturunan mereka, dan Dia mempersaksikan mereka atas diri mereka (sendiri): “Bukankah Aku Tuhan Pemelihara kamu?” Mereka menjawab: “Betul! Kami telah menyaksikan.” (Kami lakukan yang demikian itu) supaya pada Hari Kiamat kamu tidak mengatakan: “Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang lengah terhadap ini.”
HAMKA : Dan, (ingatlah) tatkala Tuhan engkau mengambil dari anak cucu Adam dari tulang-tulang punggung mereka dan Dia jadikan mereka saksi atas diri mereka sendiri. “Bukankah Aku Tuhan kamu?” Semua menjawab, “Memang kami menyaksikan.” Supaya jangan kamu berkata di Hari Kiamat, “Sesungguhnya kami lalai dari ini.”
3. Tafsir

وَإِذْ أَخَذَ رَبُّكَ مِنْ بَنِي آدَمَ مِنْ ظُهُورِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَأَشْهَدَهُمْ عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ أَلَسْتُ بِرَبِّكُمْ ۖ قَالُوا بَلَىٰ ۛ شَهِدْنَا ۛ أَنْ تَقُولُوا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّا كُنَّا عَنْ هَٰذَا غَافِلِينَ

[7] Al-A'raf : 173 (أَوْ تَقُولُوا إِنَّمَا أَشْرَكَ آبَاؤُنَا مِنْ قَبْلُ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : atau agar kamu (tidak) mengatakan, “Sesungguhnya nenek moyang kami telah mempersekutukan (Tuhan) sejak dahulu, sedangkan kami adalah keturunan yang (datang) setelah mereka. Maka, apakah Engkau akan menyiksa kami karena perbuatan para pelaku kebatilan?” )
Prof. Quraish Shihab : Atau (supaya) kamu (tidak) mengatakan: “Sesungguhnya nenek moyang kami telah menyekutukan (Allah swt.) sejak dahulu, sedangkan kami adalah anak-anak keturunan (yang datang) sesudah mereka. Maka, apakah Engkau akan membinasakan kami karena perbuatan para pembuat kebatilan?”
HAMKA : Atau supaya tidak kamu katakan, “Yang musyrik itu hanyalah bapak-bapak kami yang dahulu sedang kami ini hanyalah keturunan sesudah mereka. Maka, apakah Engkau akan membinasakan kami lantaran apa yang dikerjakan oleh orang-orang yang berbuat salah?”
3. Tafsir

أَوْ تَقُولُوا إِنَّمَا أَشْرَكَ آبَاؤُنَا مِنْ قَبْلُ وَكُنَّا ذُرِّيَّةً مِنْ بَعْدِهِمْ ۖ أَفَتُهْلِكُنَا بِمَا فَعَلَ الْمُبْطِلُونَ

[7] Al-A'raf : 174 (وَكَذَٰلِكَ نُفَصِّلُ الْآيَاتِ وَلَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Demikianlah Kami menjelaskan secara terperinci ayat-ayat itu dan agar mereka kembali (kepada kebenaran).
Prof. Quraish Shihab : Dan demikianlah Kami menjelaskan secara rinci ayat-ayat (bukti-bukti keesaan dan perintah Kami) itu, supaya mereka kembali (kepada kebenaran dan fithrah).
HAMKA : Dan, demikianlah Kami jelaskan ayat-ayat itu, supaya mereka kembali.
3. Tafsir

وَكَذَٰلِكَ نُفَصِّلُ الْآيَاتِ وَلَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ

[7] Al-A'raf : 175 (وَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ الَّذِي آتَيْنَاهُ آيَاتِنَا فَانْسَلَخَ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Bacakanlah (Nabi Muhammad) kepada mereka (tentang) berita orang yang telah Kami anugerahkan ayat-ayat Kami kepadanya. Kemudian, dia melepaskan diri dari (ayat-ayat) itu, lalu setan mengikutinya (dan terus menggodanya) sehingga dia termasuk orang yang sesat.
Prof. Quraish Shihab : Dan (sampaikanlah wahai Nabi Muhammad saw.) kepada mereka (orang-orang musyrik), berita (tentang) orang yang telah Kami anugerahkan kepadanya ayat-ayat Kami, kemudian dia melepaskan diri darinya (dan tidak mengamalkan pesan ayat-ayat itu), maka dia diikuti oleh setan sehingga dia termasuk orang-orang sesat.
HAMKA : Dan, bacakanlah kepada mereka berita orang yang telah Kami datangkan kepadanya ayat-ayat Kami, tetapi dia terlepas daripadanya; maka setan pun menjadikan dia pengikutnya lalu jadilah dia daripada orang-orang yang tersesat.
3. Tafsir

وَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ الَّذِي آتَيْنَاهُ آيَاتِنَا فَانْسَلَخَ مِنْهَا فَأَتْبَعَهُ الشَّيْطَانُ فَكَانَ مِنَ الْغَاوِينَ

[7] Al-A'raf : 176 (وَلَوْ شِئْنَا لَرَفَعْنَاهُ بِهَا وَلَٰكِنَّهُ أَخْلَدَ إِلَى)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Seandainya Kami menghendaki, niscaya Kami tinggikan (derajat)-nya dengan (ayat-ayat) itu, tetapi dia cenderung pada dunia dan mengikuti hawa nafsunya. Maka, perumpamaannya seperti anjing. Jika kamu menghalaunya, ia menjulurkan lidahnya dan jika kamu membiarkannya, dia menjulurkan lidahnya (juga). Demikian itu adalah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka, ceritakanlah kisah-kisah itu agar mereka berpikir.
Prof. Quraish Shihab : Dan jika seandainya Kami menghendaki, pasti Kami meninggikan (derajat)nya dengannya (pengamalan ayat-ayat itu), tetapi dia cenderung ke dunia dan mengikuti hawa nafsunya, maka perumpamaannya adalah seperti anjing. Jika engkau menghalaunya, ia menjulurkan lidahnya, dan jika engkau membiarkannya, ia menjulurkan lidahnya juga. Demikian itulah perumpamaan kaum yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka, ceritakanlah kisah-kisah (itu) supaya mereka berpikir.
HAMKA : Dan, jika Kami kehendaki, niscaya Kami angkatkanlah dia dengan (ayat-ayat) itu. Akan tetapi, dia melekat ke bumi dan memperturutkan hawa nafsunya. Maka, perumpamaannya adalah seperti anjing, yang jika engkau halaukan dia, lidahnya dijulurkannya; atau engkau biarkan dia, tetapi lidahnya dijulurkannya juga. Demikianlah perumpamaan kaum yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka, ceritakanlah cerita-cerita itu, supaya mereka berpikir.
3. Tafsir

وَلَوْ شِئْنَا لَرَفَعْنَاهُ بِهَا وَلَٰكِنَّهُ أَخْلَدَ إِلَى الْأَرْضِ وَاتَّبَعَ هَوَاهُ ۚ فَمَثَلُهُ كَمَثَلِ الْكَلْبِ إِنْ تَحْمِلْ عَلَيْهِ يَلْهَثْ أَوْ تَتْرُكْهُ يَلْهَثْ ۚ ذَٰلِكَ مَثَلُ الْقَوْمِ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا ۚ فَاقْصُصِ الْقَصَصَ لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ

[7] Al-A'raf : 177 (سَاءَ مَثَلًا الْقَوْمُ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا وَأَنْفُسَهُمْ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Sangat buruk perumpamaan kaum yang mendustakan ayat-ayat Kami. Mereka hanya menzalimi diri mereka sendiri.
Prof. Quraish Shihab : Sangat buruklah perumpamaan kaum yang mendustakan ayat-ayat Kami (karena mereka mengabaikan tuntunan pengetahuannya, bahkan berbuat zalim), dan terhadap diri mereka (sendiri, bukan terhadap orang lain), mereka (terus-menerus) berbuat zalim.
HAMKA : Buruklah perumpamaan kaum yang mendustakan ayat-ayat Kami itu dan kepada diri mereka sendirilah mereka berbuat aniaya.
3. Tafsir

سَاءَ مَثَلًا الْقَوْمُ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا وَأَنْفُسَهُمْ كَانُوا يَظْلِمُونَ

[7] Al-A'raf : 178 (مَنْ يَهْدِ اللَّهُ فَهُوَ الْمُهْتَدِي وَمَنْ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Siapa saja yang Allah beri petunjuk, dialah yang mendapat petunjuk dan siapa saja yang Allah sesatkan, merekalah orang-orang yang merugi.
Prof. Quraish Shihab : Barang siapa dianugerahi petunjuk oleh Allah (karena kecenderungan hatinya untuk memperoleh petunjuk-Nya), maka dialah yang mendapat petunjuk; dan barang siapa disesatkan-Nya (karena kecenderungan hatinya untuk sesat), maka mereka itulah orang-orang yang rugi.
HAMKA : Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah maka itulah orang yang beroleh petunjuk; dan barangsiapa yang Dia sesatkan, mereka itulah orang-orang yang rugi.
3. Tafsir

مَنْ يَهْدِ اللَّهُ فَهُوَ الْمُهْتَدِي ۖ وَمَنْ يُضْلِلْ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ

< 172 | 173 | 174 >