Rumah Fiqih Indonesia
< 195 | Halaman 196 | 197 >

[9] At-Taubah : 55 (فَلَا تُعْجِبْكَ أَمْوَالُهُمْ وَلَا أَوْلَادُهُمْ إِنَّمَا)

1. Makna Per Kata
2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : (Oleh karena itu,) janganlah harta dan anak-anak mereka membuatmu kagum. Sesungguhnya Allah hendak menyiksa mereka dengan itu dalam kehidupan dunia dan kelak nyawa mereka keluar dengan susah payah, sedangkan mereka dalam keadaan kafir.
Prof. Quraish Shihab : Maka (jika demikian halnya), janganlah harta dan anak-anak mereka menarik hatimu. (Karena) sesungguhnya Allah hendak menyiksa mereka dengannya (harta dan anak-anak mereka) itu di kehidupan dunia, dan kelak nyawa mereka keluar dengan susah payah, sedangkan mereka dalam keadaan kafir.
HAMKA : Lantaran itu janganlah engkau terpesona oleh harta benda mereka. Dan jangan (pula) oleh anak-anak mereka; lain tidak, karena kehendak Allah hanyalah hendak mengadzab mereka dengan dia pada hidup di dunia (ini) dan akan melayang jiwa mereka, sedang mereka dalam keadaan kafir.
3. Tafsir

فَلَا تُعْجِبْكَ أَمْوَالُهُمْ وَلَا أَوْلَادُهُمْ ۚ إِنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيُعَذِّبَهُمْ بِهَا فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَتَزْهَقَ أَنْفُسُهُمْ وَهُمْ كَافِرُونَ

[9] At-Taubah : 56 (وَيَحْلِفُونَ بِاللَّهِ إِنَّهُمْ لَمِنْكُمْ وَمَا هُمْ مِنْكُمْ)

1. Makna Per Kata
2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Mereka (orang-orang munafik) bersumpah dengan (nama) Allah, bahwa sesungguhnya mereka termasuk golonganmu, padahal mereka bukanlah dari golonganmu, tetapi mereka adalah kaum yang sangat takut (kepadamu).
Prof. Quraish Shihab : Dan mereka (orang-orang munafik) bersumpah dengan (nama) Allah, sesungguhnya mereka termasuk (golongan) kamu; padahal mereka bukan dari (golongan) kamu, tetapi mereka adalah kaum yang sangat takut (kepada kamu).
HAMKA : Dan mereka bersumpah dengan nama Allah bahwa sesungguhnya mereka adalah dari golongan kamu, padahal tidaklah mereka dari golongan kamu. Tetapi adalah mereka itu kaum yang pengecut.
3. Tafsir

وَيَحْلِفُونَ بِاللَّهِ إِنَّهُمْ لَمِنْكُمْ وَمَا هُمْ مِنْكُمْ وَلَٰكِنَّهُمْ قَوْمٌ يَفْرَقُونَ

[9] At-Taubah : 57 (لَوْ يَجِدُونَ مَلْجَأً أَوْ مَغَارَاتٍ أَوْ مُدَّخَلًا)

1. Makna Per Kata
2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Seandainya mereka memperoleh tempat berlindung, gua-gua, atau lubang-lubang (dalam tanah), niscaya mereka pergi (lari) ke sana dengan secepat-cepatnya.
Prof. Quraish Shihab : Jika seandainya mereka memperoleh tempat perlindungan atau gua-gua atau lubang-lubang (di bawah tanah), tentu mereka pergi kepadanya dalam keadaan tergesa-tergesa.
HAMKA : Jikalau mereka dapat tempat berlindung atau gua-gua atau (lubang) tempat sembunyi, tentu mereka berpaling kepadanya dalam keadaan terburu-buru.
3. Tafsir

لَوْ يَجِدُونَ مَلْجَأً أَوْ مَغَارَاتٍ أَوْ مُدَّخَلًا لَوَلَّوْا إِلَيْهِ وَهُمْ يَجْمَحُونَ

[9] At-Taubah : 58 (وَمِنْهُمْ مَنْ يَلْمِزُكَ فِي الصَّدَقَاتِ فَإِنْ أُعْطُوا)

1. Makna Per Kata
2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Di antara mereka ada yang mencela engkau (Nabi Muhammad) dalam hal (pembagian) sedekah-sedekah (zakat atau rampasan perang). Jika mereka diberi sebagian darinya, mereka bersenang hati, dan jika mereka tidak diberi bagian, dengan serta merta mereka marah.
Prof. Quraish Shihab : Dan di antara mereka ada yang mencelamu (Nabi Muhammad saw.) dalam hal (pembagian) sedekah-sedekah (yakni harta rampasan perang atau zakat); jika mereka diberi sebagian darinya, mereka rela, dan jika mereka tidak diberi sebagian darinya, serta merta mereka marah.
HAMKA : Dan sebagian dari mereka ada yang menyesali engkau tentang sedekah. Yaitu, jika mereka diberi sebagian darinya, mereka senang; dan jika tidak diberi sebagian darinya, tiba-tiba mereka pun kecewa.
3. Tafsir

وَمِنْهُمْ مَنْ يَلْمِزُكَ فِي الصَّدَقَاتِ فَإِنْ أُعْطُوا مِنْهَا رَضُوا وَإِنْ لَمْ يُعْطَوْا مِنْهَا إِذَا هُمْ يَسْخَطُونَ

[9] At-Taubah : 59 (وَلَوْ أَنَّهُمْ رَضُوا مَا آتَاهُمُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ)

1. Makna Per Kata
2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Seandainya mereka benar-benar rida dengan apa yang diberikan kepada mereka oleh Allah dan Rasul-Nya, dan berkata, “Cukuplah Allah bagi kami, Allah akan memberikan kepada kami sebagian dari karunia-Nya, dan (demikian pula) Rasul-Nya. Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang selalu hanya berharap kepada Allah.”
Prof. Quraish Shihab : Jika seandainya mereka puas dengan apa yang diberikan Allah dan Rasul-Nya kepada mereka, dan berkata: "Cukuplah Allah bagi kami, Allah akan menganugerahkan kepada kami sebagian karunia-Nya dan demikian (pula) Rasul-Nya, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang selalu berharap hanya kepada Allah," (tentu yang demikian itu lebih baik bagi mereka).
HAMKA : Alangkah baik sekiranya mereka senang menerima apa yang diberikan kepada mereka oleh Allah dan Rasul-Nya dan mereka berkata, “Cukuplah bagi kami Allah! Allah akan mengaruniai kami dengan anugerah-Nya, dan Rasul-Nya pun. Sesungguhnya kami ini kepada Allah-lah kami hendak menuju.”
3. Tafsir

وَلَوْ أَنَّهُمْ رَضُوا مَا آتَاهُمُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ وَقَالُوا حَسْبُنَا اللَّهُ سَيُؤْتِينَا اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ وَرَسُولُهُ إِنَّا إِلَى اللَّهِ رَاغِبُونَ

[9] At-Taubah : 60 (إِنَّمَا الصَّدَقَاتُ لِلْفُقَرَاءِ وَالْمَسَاكِينِ وَالْعَامِلِينَ عَلَيْهَا وَالْمُؤَلَّفَةِ)

1. Makna Per Kata
2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Sesungguhnya zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, para amil zakat, orang-orang yang dilunakkan hatinya (mualaf), untuk (memerdekakan) para hamba sahaya, untuk (membebaskan) orang-orang yang berutang, untuk jalan Allah dan untuk orang-orang yang sedang dalam perjalanan (yang memerlukan pertolongan), sebagai kewajiban dari Allah. Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
Prof. Quraish Shihab : Sesungguhnya zakat-zakat (itu) hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, para pengelolanya, para muallaf, serta untuk (memerdekakan) para hamba sahaya, orang-orang yang berutang, (orang-orang yang berjuang) pada jalan Allah, dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan (yang memerlukan pertolongan), sebagai (suatu ketetapan) yang diwajibkan Allah; dan Allah Maha Mengetahui, lagi Maha Bijaksana.
HAMKA : Sedekah-sedekah itu hanyalah untuk orang-orang fakir dan orang-orang miskin dan pengurus-pengurus sedekah itu dan orang-orang yang ditarik hatinya dan untuk melepaskan perbudakan dan orang-orang yang berutang dan pada jalan Allah dan orang-orang perjalanan. (Ialah) sebagai kewajiban dari Allah. Dan Allah adalah Mahatahu, lagi Mahabijaksana.
3. Tafsir

إِنَّمَا الصَّدَقَاتُ لِلْفُقَرَاءِ وَالْمَسَاكِينِ وَالْعَامِلِينَ عَلَيْهَا وَالْمُؤَلَّفَةِ قُلُوبُهُمْ وَفِي الرِّقَابِ وَالْغَارِمِينَ وَفِي سَبِيلِ اللَّهِ وَابْنِ السَّبِيلِ ۖ فَرِيضَةً مِنَ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ

[9] At-Taubah : 61 (وَمِنْهُمُ الَّذِينَ يُؤْذُونَ النَّبِيَّ وَيَقُولُونَ هُوَ أُذُنٌ)

1. Makna Per Kata
2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Di antara mereka (kaum munafik) ada orang-orang yang menyakiti Nabi (Muhammad) dan mengatakan, “Dia adalah telinga (yang menampung dan memercayai semua apa yang didengarnya tanpa seleksi).” Katakanlah, “(Nabi Muhammad adalah) telinga yang baik bagi kamu, dia beriman kepada Allah, memercayai orang-orang mukmin, dan menjadi rahmat bagi orang-orang yang beriman di antara kamu.” Orang-orang yang menyakiti Rasulullah bagi mereka azab yang sangat pedih.
Prof. Quraish Shihab : Di antara mereka (kaum munafik), ada orang-orang yang menyakiti Nabi (Muhammad saw.) dan mereka mengatakan: "Dia adalah telinga (menampung dan memercayai semua yang didengarnya tanpa seleksi)." Katakanlah: "(Nabi Muhammad saw. adalah) telinga yang baik bagi kamu; dia beriman kepada Allah, memercayai orang-orang mukmin, dan menjadi rahmat bagi orang-orang yang beriman di antara kamu." Dan orang-orang yang menyakiti Rasulullah, bagi mereka azab yang sangat pedih.
HAMKA : Dan dari kalangan mereka ada yang menyakiti Nabi dan mereka berkata, “Dia pendengar!” Katakanlah, “Dia memang pendengar kebaikan bagi kamu; dia percaya kepada Allah dan percaya kepada orang-orang yang beriman dan jadi rahmat bagi orang-orang yang beriman di antara kamu.” Dan orang-orang yang menyakiti Rasulullah saw, bagi mereka adalah adzab yang pedih.
3. Tafsir

وَمِنْهُمُ الَّذِينَ يُؤْذُونَ النَّبِيَّ وَيَقُولُونَ هُوَ أُذُنٌ ۚ قُلْ أُذُنُ خَيْرٍ لَكُمْ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَيُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِينَ وَرَحْمَةٌ لِلَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ ۚ وَالَّذِينَ يُؤْذُونَ رَسُولَ اللَّهِ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

< 195 | 196 | 197 >