Kemenag RI 2019: (Allah berfirman,) “Wahai Yahya, ambillah (pelajarilah)[460]) Kitab (Taurat) itu dengan sungguh-sungguh.” Kami menganugerahkan hikmah kepadanya (Yahya)[461]) selagi dia masih kanak-kanak.
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: (Kami anugerahkan juga kepadanya) rasa kasih sayang (kepada sesama) dari Kami dan bersih (dari dosa). Dia pun adalah seorang yang bertakwa.
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: (Dia) orang yang berbakti kepada kedua orang tuanya dan dia bukan orang yang sombong lagi durhaka.
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Kesejahteraan baginya (Yahya) pada hari dia dilahirkan, hari dia wafat, dan hari dia dibangkitkan hidup kembali.
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Ceritakanlah (Nabi Muhammad) kisah Maryam di dalam Kitab (Al-Qur’an), (yaitu) ketika dia mengasingkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur (Baitulmaqdis).
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Dia (Maryam) memasang tabir (yang melindunginya) dari mereka. Lalu, Kami mengutus roh Kami (Jibril) kepadanya, kemudian dia menampakkan diri di hadapannya dalam bentuk manusia yang sempurna.
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Dia (Maryam) berkata (kepadanya), “Sesungguhnya aku berlindung kepada Tuhan Yang Maha Pengasih darimu (untuk berbuat jahat kepadaku) jika kamu seorang yang bertakwa.”
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Dia (Jibril) berkata, “Sesungguhnya aku hanyalah utusan Tuhanmu untuk memberikan anugerah seorang anak laki-laki yang suci kepadamu.”
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Dia (Maryam) berkata, “Bagaimana (mungkin) aku mempunyai anak laki-laki, padahal tidak pernah ada seorang (laki-laki) pun yang menyentuhku dan aku bukan seorang pelacur?”
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Dia (Jibril) berkata, “Demikianlah.” Tuhanmu berfirman, “Hal itu sangat mudah bagi-Ku dan agar Kami menjadikannya sebagai tanda (kebesaran-Ku) bagi manusia dan rahmat dari Kami. Hal itu adalah suatu urusan yang (sudah) diputuskan.”
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Maka, dia (Maryam) mengandungnya, lalu mengasingkan diri bersamanya ke tempat yang jauh.
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Rasa sakit akan melahirkan memaksanya (bersandar) pada pangkal pohon kurma. Dia (Maryam) berkata, “Oh, seandainya aku mati sebelum ini dan menjadi seorang yang tidak diperhatikan dan dilupakan (selama-lamanya).”
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Dia (Jibril) berseru kepadanya dari tempat yang rendah, “Janganlah engkau bersedih. Sungguh, Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu.
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya (pohon) itu akan menjatuhkan buah kurma yang masak kepadamu.
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA: