Kemenag RI 2019: Maha Tinggi Allah, Raja yang sebenar-benarnya. Janganlah engkau (Nabi Muhammad) tergesa-gesa (membaca) Al-Qur’an sebelum selesai pewahyuannya kepadamu[483]) dan katakanlah, “Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmu kepadaku.”
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Sungguh telah Kami perintahkan[484]) Adam dahulu (agar tidak mendekati pohon keabadian), tetapi dia lupa dan Kami tidak mendapati padanya tekad yang kuat (untuk menjauhi larangan).
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: (Ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu kepada Adam!” Mereka pun sujud, tetapi Iblis (enggan). Dia menolak.
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Kemudian Kami berfirman, “Wahai Adam, sesungguhnya (Iblis) inilah musuh bagimu dan bagi istrimu. Maka, sekali-kali jangan sampai dia mengeluarkan kamu berdua dari surga. Kelak kamu akan menderita.
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Sesungguhnya (ada jaminan) untukmu bahwa di sana engkau tidak akan kelaparan dan tidak akan telanjang.
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Sesungguhnya di sana pun engkau tidak akan merasa dahaga dan tidak akan ditimpa terik matahari.”
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Maka, setan membisikkan (pikiran jahat) kepadanya. Ia berkata, “Wahai Adam, maukah aku tunjukkan kepadamu pohon khuldi (keabadian) dan kerajaan yang tidak akan binasa?”
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Lalu, mereka berdua memakannya sehingga tampaklah oleh keduanya aurat mereka dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun (yang ada di) surga. Adam telah melanggar (perintah) Tuhannya dan khilaflah dia.[485])
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Tuhannya kemudian memilihnya (menjadi rasul). Maka, Dia menerima tobatnya dan memberinya petunjuk.
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Dia (Allah) berfirman, “Turunlah kamu berdua dari surga bersama-sama. Sebagian kamu (Adam dan keturunannya) menjadi musuh bagi yang lain. Jika datang kepadamu petunjuk dari-Ku, (ketahuilah bahwa) siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, dia tidak akan sesat dan tidak akan celaka.
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Siapa yang berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya kehidupan yang sempit. Kami akan mengumpulkannya pada hari Kiamat dalam keadaan buta.”
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Dia berkata, “Ya Tuhanku, mengapa Engkau mengumpulkan aku dalam keadaan buta, padahal sungguh dahulu aku dapat melihat?”
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA: