| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Alif Laam Miim. |
| Prof. Quraish Shihab : Alif Laam Miim. |
| HAMKA : Alif Laam Miim. |
| 3. Tafsir الم |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi Maha Mengurus (makhluk-Nya) secara terus-menerus. |
| Prof. Quraish Shihab : Allah, tidak ada Tuhan melainkan Dia. Yamg Hidup kekal lagi terus-menerus mengurus makhluk-Nya. |
| HAMKA : Allah, tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Hidup, Yang Berdiri Sendiri-Nya. |
| 3. Tafsir اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Dia menurunkan kepadamu (Nabi Muhammad) Kitab (Al-Qur’an) dengan hak, membenarkan (kitab-kitab) sebelumnya, serta telah menurunkan Taurat dan Injil |
| Prof. Quraish Shihab : Dia telah menurunkan kepadamu al-Kitab dengan haq, membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil. |
| HAMKA : Dia telah menurunkan kepada engkau sebuah kitab dengan kebenaran menyetujui (isi kitab) yang ada di hadapannya, dan Dia telah menurunkan Taurat dan lnjil. |
| 3. Tafsir نَزَّلَ عَلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ وَأَنْزَلَ التَّوْرَاةَ وَالْإِنْجِيلَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : sebelum (turunnya Al-Qur’an) sebagai petunjuk bagi manusia, dan menurunkan Al-Furq?n (pembeda yang hak dan yang batil). Sesungguhnya orang-orang yang kufur terhadap ayat-ayat Allah, bagi mereka azab yang sangat keras. Allah Maha Perkasa lagi mempunyai balasan (siksa). |
| Prof. Quraish Shihab : (sebelum al-Qur'an), untuk menjadi petunjuk bagi manusia, dan Dia menurunkan al-Furqan. Sesungguhnya orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah bagi mereka siksa yang berat; dan Allah Mahaperkasa lagi mempunyai balasan (siksa). |
| HAMKA : Terlebih dahulu; petunjuk bagi manusia, dan Dia turunkan al-Furqan. Sesungguhnya, orang-orang yang tidak mau percaya kepada ayat-ayat Allah, bagi mereka adalah adzab yang sangat. Dan, Allah adalah Mahagagah, mempunyai siksaan. |
| 3. Tafsir مِنْ قَبْلُ هُدًى لِلنَّاسِ وَأَنْزَلَ الْفُرْقَانَ ۗ إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بِآيَاتِ اللَّهِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ ۗ وَاللَّهُ عَزِيزٌ ذُو انْتِقَامٍ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Sesungguhnya bagi Allah tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi di bumi dan tidak pula di langit. |
| Prof. Quraish Shihab : Sesungguhnya bagi Allah tidak ada satu pun yang tersembunyi di bumi dan tidak (pula) di langit. |
| HAMKA : Sesungguhnya, Allah itu, tidak ada yang tersembunyi atas-Nya sesuatu jua pun di langit dan dibumi. |
| 3. Tafsir إِنَّ اللَّهَ لَا يَخْفَىٰ عَلَيْهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Dialah (Allah) yang membentuk kamu dalam rahim sebagaimana yang Dia kehendaki. ) Tidak ada tuhan selain Dia, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. |
| Prof. Quraish Shihab : Dia-lah yang membentuk kamu dalam rahim sebagaimana dikehendaki-Nya. Tidak ada Tuhan (Yang Kuasa dan berhak disembah) melainkan Dia, Yang Maha Perkasa, lagi Maha Bijaksana. |
| HAMKA : Dialah yang memberimu rupa di dalam kandungan-kandungan sebagaimana yang dikehendaki-Nya. Tidak ada Tuhan melainkan Dia, Yang Gagah Perkasa, Yang Bijaksana. |
| 3. Tafsir هُوَ الَّذِي يُصَوِّرُكُمْ فِي الْأَرْحَامِ كَيْفَ يَشَاءُ ۚ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Dialah (Allah) yang menurunkan Kitab (Al-Qur’an) kepadamu (Nabi Muhammad). Di antara ayat-ayatnya ada yang muhkamat, ) itulah pokok-pokok isi Kitab (Al-Qur’an) dan yang lain mutasyabihat. ) Adapun orang-orang yang dalam hatinya ada kecenderungan pada kesesatan, mereka mengikuti ayat-ayat yang mutasyabihat untuk menimbulkan fitnah (kekacauan dan keraguan) dan untuk mencari-cari takwilnya. Padahal, tidak ada yang mengetahui takwilnya, kecuali Allah. Orang-orang yang ilmunya mendalam berkata, “Kami beriman kepadanya (Al-Qur’an), semuanya dari Tuhan kami.” Tidak ada yang dapat mengambil pelajaran, kecuali ululalbab. |
| Prof. Quraish Shihab : Dia Yang menurunkan al-Kitab (al-Qur’an) kepadamu (Nabi Muhammad saw.). Di antara ayat-ayat-(nya) ada yang muhkamat, itulah pokok-pokok isi al-Qur’an, dan yang lain mutasydbihat. Adapun orang-orang yang dalam hatinya ada kecenderungan kepada kesesatan, maka mereka mengikuti dengan sungguh-sungguh apa (ayat-ayat) yang mutasyabihat untuk menimbulkan fitnah (kekacauan dan kerancuan berpikir serta keraguan di kalangan orang-orang beriman) dan untuk mencari-cari tawil-nya (yang sesuai dengan keratan mereka), padahal tidak ada yang mengetahui takwilnya melainkan Allah. Dan orang orang yang mendalam ilmunya berkata : "Kami beriman dengannya (al-Qur’an), semua dari sisi Tuhan Pemelihara kami.” Dan tidak dapat mengambil pelajaran (darinya) melainkan Ulil Albab (orang-orang yang berakal bersih, murni dan cerah). |
| HAMKA : Dia yang telah menurunkan kepada engkau sebuah kitab, sebagian darinya adalah ayat-ayat yang muhkam, yaitulah ibu dari Kitab, dan yang lain adalah (ayat-ayat) yang mutasyabih. Adapun orang-orang yang di dalam hatinya ada kesesatan maka mereka cari-carilah yang mutasyabih darinya itu, karena hendak membuat fitnah dan karena hendak menakwil. Padahal tidaklah mengetahui akan takwilnya itu melainkan Allah. Dan, orang-orang yang telah mendalam kepadanya ilmu, berkata mereka, "Kami percaya kepadanya, semuanya itu adalah dari sisi Tuhan kami." Dan tidaklah akan mengerti kecuali orang-orang yang mempunyai isi pikiran juga. |
| 3. Tafsir هُوَ الَّذِي أَنْزَلَ عَلَيْكَ الْكِتَابَ مِنْهُ آيَاتٌ مُحْكَمَاتٌ هُنَّ أُمُّ الْكِتَابِ وَأُخَرُ مُتَشَابِهَاتٌ ۖ فَأَمَّا الَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمْ زَيْغٌ فَيَتَّبِعُونَ مَا تَشَابَهَ مِنْهُ ابْتِغَاءَ الْفِتْنَةِ وَابْتِغَاءَ تَأْوِيلِهِ ۗ وَمَا يَعْلَمُ تَأْوِيلَهُ إِلَّا اللَّهُ ۗ وَالرَّاسِخُونَ فِي الْعِلْمِ يَقُولُونَ آمَنَّا بِهِ كُلٌّ مِنْ عِنْدِ رَبِّنَا ۗ وَمَا يَذَّكَّرُ إِلَّا أُولُو الْأَلْبَابِ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : (Mereka berdoa,) “Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami berpaling setelah Engkau berikan petunjuk kepada kami dan anugerahkanlah kepada kami rahmat dari hadirat-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Pemberi. |
| Prof. Quraish Shihab : Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami berpaling, sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan anugerahkanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, karena sesungguhnya Engkau Maha Pemberi (anugerah). |
| HAMKA : Wahai, Tuhan kami! Janganlah Engkau sesatkan hati kami sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kiranya kepada kami rahmat langsung dari Engkau. Sesungguhnya, Engkau adalah pemberi karunia. |
| 3. Tafsir رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Wahai Tuhan kami, sesungguhnya Engkaulah yang mengumpulkan manusia pada hari yang tidak ada keraguan padanya.” Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji. |
| Prof. Quraish Shihab : Wahai, Tuhan kami! Sesungguhnya, Engkaulah yang akan mengumpulkan manusia pada hari yang tidak diragukan lagi padanya." Sesungguhnya, Allah tidaklah menyalahi janji. |
| HAMKA : Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengumpulkan manusia untuk (menerima pembalasan pada) hari yang tidak ada keraguan padanya. Sesungguhanya Engkau tidak menyalahi janji. |
| 3. Tafsir رَبَّنَا إِنَّكَ جَامِعُ النَّاسِ لِيَوْمٍ لَا رَيْبَ فِيهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ لَا يُخْلِفُ الْمِيعَادَ |