Rumah Fiqih Indonesia
Jilid : 41 Juz : 21 | Ar-Rum : 21
Ar-Rum 30 : 21
Mushaf Madinah | hal. 406 | Mushaf Kemenag RI

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

Kemenag RI 2019: Di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah bahwa Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari (jenis) dirimu sendiri agar kamu merasa tenteram kepadanya. Dia menjadikan di antaramu rasa cinta dan kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.

Prof. Quraish Shihab:

Prof. HAMKA:

TAFSIR AL-MAHFUZH
اَزْوَاجًا

Lafazh yadzaruna (يَذَرُونَ) adalah fi’il mudhari’ dari asalnya (وَذَرَ - يَذَرُ) yang artinya meninggalkan atau membiarkan. Ada beberapa ayat Al-Quran lain yang menggunakan kata ini, misalnya :

وَنَذَرَ مَا كَانَ يَعْبُدُ آبَاؤُنَ

Dan meninggalkan apa yang biasa disembah oleh bapak-bapak kami. (QS. Al-Araf : 70)

أَتَذَرُ مُوسَىٰ وَقَوْمَهُ لِيُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ وَيَذَرَكَ وَآلِهَتَكَ

Apakah kamu membiarkan Musa dan kaumnya untuk membuat kerusakan di negeri ini (Mesir) dan meninggalkan kamu serta tuhan-tuhanmu? (QS. Al-Araf : 127)

وَذَرُوا مَا بَقِيَ مِنَ الرِّبَا

Dan tinggalkan sisa riba . (QS. Al-Baqarah : 278)

Lafazh azwajaa (أَزْوَاجًا) adalah bentuk dari zauj (زَوج) yang maknanya pasangan. Jenis kelaminnya bisa laki-laki dan bisa perempuan, tergantung konteksnya. Kalau laki-laki punya zauj, maksudnya adalah istri. Sedangkan bila wanita punya zauj, berarti maknanya suami.

Dalam konteks ayat ini yang dibicarakan adalah para suami yang wafat meninggalkan azwaj, berarti mereka meninggalkan para istri. Sehingga para istri itu menjadi janda yang disebabkan oleh kematian suaminya.

***

*) Tafsir Al-Mahfuzh ini merujuk kepada kitab tafsir utama (tersedia 32 tafsir).
🔐