Jilid : 10 Juz : 5 | An-Nisa : 116
An-Nisa 4 : 116
Mushaf Madinah | hal. 97 | Mushaf Kemenag RI

إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ ۚ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا بَعِيدًا

Kemenag RI 2019: Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya (syirik), tetapi Dia mengampuni apa (dosa) yang selain (syirik) itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Siapa pun yang mempersekutukan Allah sungguh telah tersesat jauh.
Prof. Quraish Shihab: Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni siapa yang menyekutukan-Nya dengan sesuatu, dan mengampuni dosa selain dari itu bagi siapa yang dikehendaki-Nya (berdasarkan ketetapan dan kebijaksanaan-Nya). Barang siapa menyekutukan Allah, maka sungguh dia telah sesat dengan kesesatan yang jauh.
Prof. HAMKA: Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni orang yang mempersekutukan-Nya. Namun, Dia akan mengampuni selain itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya dia telah sesat dalam kesesatan yang jauh.

TAFSIR AL-MAHFUZH REFERENSI KITAB TAFSIR
...

إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ

وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ

وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا بَعِيدًا

🔐