Jilid : 8 Juz : 4 | An-Nisa : 17
An-Nisa 4 : 17
Mushaf Madinah | hal. 80 | Mushaf Kemenag RI

إِنَّمَا التَّوْبَةُ عَلَى اللَّهِ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ السُّوءَ بِجَهَالَةٍ ثُمَّ يَتُوبُونَ مِنْ قَرِيبٍ فَأُولَٰئِكَ يَتُوبُ اللَّهُ عَلَيْهِمْ ۗ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا

Kemenag RI 2019: Sesungguhnya tobat yang pasti diterima Allah itu hanya bagi mereka yang melakukan keburukan karena kebodohan, kemudian mereka segera bertobat. Merekalah yang Allah terima tobatnya. Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
Prof. Quraish Shihab:

Sesungguhnya taubat (yakni penerimaan taubat yang diwajibkan Allah swt. atas Diri-Nya) di sisi Allah hanyalah (taubat) bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan disebabkan kejahilan (didorong oleh ketidaksadaran akan dampak buruk dari kejahatan itu), yang kemudian mereka bertaubat dengan segera, maka mereka itulah yang diterima Allah taubatnya; dan Allah adalah Maha Mengetahui, lagi Maha Bijaksana.


Prof. HAMKA:

Sesungguhnya tobat yang diterima Allah itu hanyalah tobat orang-orang yang berbuat suatu kejahatan dengan kebodohan, kemudian mereka pun tobat selekas-lekasnya. Mereka itulah yang diterima Allah tobatnya. Allah Maha Mengetahui dan Mahabijaksana



TAFSIR AL-MAHFUZH REFERENSI KITAB TAFSIR
...

إِنَّمَا التَّوْبَةُ عَلَى اللَّهِ

لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ السُّوءَ بِجَهَالَةٍ

ثُمَّ يَتُوبُونَ مِنْ قَرِيبٍ

فَأُولَٰئِكَ يَتُوبُ اللَّهُ عَلَيْهِمْ

وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا

🔐