Jilid : 15 Juz : 8 | Al-Anam : 164
Al-Anam 6 : 164
Mushaf Madinah | hal. 150 | Mushaf Kemenag RI

قُلْ أَغَيْرَ اللَّهِ أَبْغِي رَبًّا وَهُوَ رَبُّ كُلِّ شَيْءٍ ۚ وَلَا تَكْسِبُ كُلُّ نَفْسٍ إِلَّا عَلَيْهَا ۚ وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَىٰ ۚ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّكُمْ مَرْجِعُكُمْ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ

Kemenag RI 2019: Katakanlah (Nabi Muhammad), “Apakah aku (pantas) mencari tuhan selain Allah, padahal Dialah Tuhan bagi segala sesuatu. Setiap orang yang berbuat dosa, dirinya sendirilah yang akan bertanggung jawab. Seseorang tidak akan memikul beban dosa orang lain. Kemudian, kepada Tuhanmulah kamu kembali, lalu Dia akan memberitahukan kepadamu apa yang dahulu kamu perselisihkan.”
Prof. Quraish Shihab: Katakanlah (Nabi Muhammad saw.): “Apakah aku (patut) mencari Tuhan Pemelihara selain Allah, padahal Dia adalah Tuhan Pemelihara segala sesuatu. Dan tidaklah seorang membuat dosa melainkan (akibat buruk dosa itu) kembali kepada dirinya sendiri; dan seorang y,mg berdosa ridak akan memikul dfflHl orang l.itn. Kemudian, kepada Tuhan Pfeniciihara kamu-lali tumpat kamu kembali, lalu Dia ak.in memberi rabuk.! n kepada kamu tentang apa yang dahulu kamu berselisih tentangnya.
Prof. HAMKA: Katakanlah, “Apakah yang selain Allah akan aku harapkan menjadi Tuhan? Padahal Dialah Tuhan dari tiap-tiap sesuatu? Dan tidaklah mengusahakan tiap-tiap diri melainkan untuk dirinya. Dan tidaklah akan menanggung seorang penanggung akan tanggungan orang lain. Kemudian kepada Tuhan kamulah tempat kamu kembali. Maka Dialah yang akan memberitakan kepada kamu tentang apa yang telah pernah kamu perselisihkan.”

TAFSIR AL-MAHFUZH REFERENSI KITAB TAFSIR
...

قُلْ أَغَيْرَ اللَّهِ أَبْغِي رَبًّا

وَهُوَ رَبُّ كُلِّ شَيْءٍ

وَلَا تَكْسِبُ كُلُّ نَفْسٍ إِلَّا عَلَيْهَا

وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَىٰ

ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّكُمْ مَرْجِعُكُمْ

فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ


🔐