Rumah Fiqih Indonesia
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Ayat 1
لَا أُقْسِمُ بِيَوْمِ الْقِيَامَةِ
Kemenag RI 2019
Aku bersumpah demi hari Kiamat. (Ref)
Ayat 2
وَلَا أُقْسِمُ بِالنَّفْسِ اللَّوَّامَةِ
Kemenag RI 2019
Aku bersumpah demi jiwa yang sangat menyesali (dirinya sendiri). (Ref)
Ayat 3
أَيَحْسَبُ الْإِنْسَانُ أَلَّنْ نَجْمَعَ عِظَامَهُ
Kemenag RI 2019
Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang-belulangnya? (Ref)
Ayat 4
بَلَىٰ قَادِرِينَ عَلَىٰ أَنْ نُسَوِّيَ بَنَانَهُ
Kemenag RI 2019
Tentu, (bahkan) Kami mampu menyusun (kembali) jari-jemarinya dengan sempurna. (Ref)
Ayat 5
بَلْ يُرِيدُ الْإِنْسَانُ لِيَفْجُرَ أَمَامَهُ
Kemenag RI 2019
Akan tetapi, manusia hendak berbuat maksiat terus-menerus. (Ref)
Ayat 6
يَسْأَلُ أَيَّانَ يَوْمُ الْقِيَامَةِ
Kemenag RI 2019
Dia bertanya, “Kapankah hari Kiamat itu?” (Ref)
Ayat 7
فَإِذَا بَرِقَ الْبَصَرُ
Kemenag RI 2019
Apabila mata terbelalak (ketakutan), (Ref)
Ayat 8
وَخَسَفَ الْقَمَرُ
Kemenag RI 2019
bulan pun telah hilang cahayanya, (Ref)
Ayat 9
وَجُمِعَ الشَّمْسُ وَالْقَمَرُ
Kemenag RI 2019
serta matahari dan bulan dikumpulkan, (Ref)
Ayat 10
يَقُولُ الْإِنْسَانُ يَوْمَئِذٍ أَيْنَ الْمَفَرُّ
Kemenag RI 2019
pada hari itu manusia berkata, “Ke mana tempat lari?” (Ref)
Ayat 11
كَلَّا لَا وَزَرَ
Kemenag RI 2019
Sekali-kali tidak! Tidak ada tempat berlindung. (Ref)
Ayat 12
إِلَىٰ رَبِّكَ يَوْمَئِذٍ الْمُسْتَقَرُّ
Kemenag RI 2019
(Hanya) kepada Tuhanmu tempat kembali pada hari itu. (Ref)
Ayat 13
يُنَبَّأُ الْإِنْسَانُ يَوْمَئِذٍ بِمَا قَدَّمَ وَأَخَّرَ
Kemenag RI 2019
Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dia kerjakan dan apa yang telah dia lalaikan. (Ref)
Ayat 14
بَلِ الْإِنْسَانُ عَلَىٰ نَفْسِهِ بَصِيرَةٌ
Kemenag RI 2019
Bahkan, manusia menjadi saksi atas dirinya sendiri ) (Ref)
Ayat 15
وَلَوْ أَلْقَىٰ مَعَاذِيرَهُ
Kemenag RI 2019
walaupun dia mengemukakan alasan-alasan(-nya). (Ref)
Ayat 16
لَا تُحَرِّكْ بِهِ لِسَانَكَ لِتَعْجَلَ بِهِ
Kemenag RI 2019
Jangan engkau (Nabi Muhammad) gerakkan lidahmu (untuk membaca Al-Qur’an) karena hendak tergesa-gesa (menguasai)-nya. (Ref)
Ayat 17
إِنَّ عَلَيْنَا جَمْعَهُ وَقُرْآنَهُ
Kemenag RI 2019
Sesungguhnya tugas Kamilah untuk mengumpulkan (dalam hatimu) dan membacakannya. (Ref)
Ayat 18
فَإِذَا قَرَأْنَاهُ فَاتَّبِعْ قُرْآنَهُ
Kemenag RI 2019
Maka, apabila Kami telah selesai membacakannya, ikutilah bacaannya itu. (Ref)
Ayat 19
ثُمَّ إِنَّ عَلَيْنَا بَيَانَهُ
Kemenag RI 2019
Kemudian, sesungguhnya tugas Kami (pula)-lah (untuk) menjelaskannya. (Ref)
Ayat 20
كَلَّا بَلْ تُحِبُّونَ الْعَاجِلَةَ
Kemenag RI 2019
Sekali-kali tidak! Bahkan, kamu mencintai kehidupan dunia, (Ref)
Ayat 21
وَتَذَرُونَ الْآخِرَةَ
Kemenag RI 2019
dan mengabaikan (kehidupan) akhirat. (Ref)
Ayat 22
وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ نَاضِرَةٌ
Kemenag RI 2019
Wajah-wajah (orang mukmin) pada hari itu berseri-seri (Ref)
Ayat 23
إِلَىٰ رَبِّهَا نَاظِرَةٌ
Kemenag RI 2019
(karena) memandang Tuhannya. (Ref)
Ayat 24
وَوُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ بَاسِرَةٌ
Kemenag RI 2019
Wajah-wajah (orang kafir) pada hari itu muram (Ref)
Ayat 25
تَظُنُّ أَنْ يُفْعَلَ بِهَا فَاقِرَةٌ
Kemenag RI 2019
(karena) mereka yakin akan ditimpakan kepadanya malapetaka yang sangat dahsyat. (Ref)
Ayat 26
كَلَّا إِذَا بَلَغَتِ التَّرَاقِيَ
Kemenag RI 2019
Sekali-kali tidak! Apabila (nyawa) telah sampai di kerongkongan, (Ref)
Ayat 27
وَقِيلَ مَنْ ۜ رَاقٍ
Kemenag RI 2019
dan dikatakan (kepadanya), “Siapa yang (dapat) menyembuhkan?” (Ref)
Ayat 28
وَظَنَّ أَنَّهُ الْفِرَاقُ
Kemenag RI 2019
Dia pun yakin bahwa itulah waktu perpisahan (dengan dunia), (Ref)
Ayat 29
وَالْتَفَّتِ السَّاقُ بِالسَّاقِ
Kemenag RI 2019
dan bertautlah betis (kiri) dengan betis (kanan). ) (Ref)
Ayat 30
إِلَىٰ رَبِّكَ يَوْمَئِذٍ الْمَسَاقُ
Kemenag RI 2019
Kepada Tuhanmulah pada hari itu (manusia) digiring. (Ref)
Ayat 31
فَلَا صَدَّقَ وَلَا صَلَّىٰ
Kemenag RI 2019
Dia tidak membenarkan (Al-Qur’an dan Rasul) dan tidak melaksanakan salat. (Ref)
Ayat 32
وَلَٰكِنْ كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰ
Kemenag RI 2019
Akan tetapi, dia mendustakan (Al-Qur’an) dan berpaling (dari kebenaran). (Ref)
Ayat 33
ثُمَّ ذَهَبَ إِلَىٰ أَهْلِهِ يَتَمَطَّىٰ
Kemenag RI 2019
Kemudian, dia pergi kepada keluarganya dengan menyombongkan diri. (Ref)
Ayat 34
أَوْلَىٰ لَكَ فَأَوْلَىٰ
Kemenag RI 2019
Celakalah kamu! Maka, celakalah! (Ref)
Ayat 35
ثُمَّ أَوْلَىٰ لَكَ فَأَوْلَىٰ
Kemenag RI 2019
Kemudian, celakalah kamu! Maka, celakalah! (Ref)
Ayat 36
أَيَحْسَبُ الْإِنْسَانُ أَنْ يُتْرَكَ سُدًى
Kemenag RI 2019
Apakah manusia mengira akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggungjawaban)? (Ref)
Ayat 37
أَلَمْ يَكُ نُطْفَةً مِنْ مَنِيٍّ يُمْنَىٰ
Kemenag RI 2019
Bukankah dia dahulu setetes mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim)? (Ref)
Ayat 38
ثُمَّ كَانَ عَلَقَةً فَخَلَقَ فَسَوَّىٰ
Kemenag RI 2019
Kemudian, (mani itu) menjadi sesuatu yang melekat, lalu Dia menciptakan dan menyempurnakannya. (Ref)
Ayat 39
فَجَعَلَ مِنْهُ الزَّوْجَيْنِ الذَّكَرَ وَالْأُنْثَىٰ
Kemenag RI 2019
Lalu, Dia menjadikan darinya sepasang laki-laki dan perempuan. (Ref)
Ayat 40
أَلَيْسَ ذَٰلِكَ بِقَادِرٍ عَلَىٰ أَنْ يُحْيِيَ الْمَوْتَىٰ
Kemenag RI 2019
Bukankah (Allah) itu kuasa (pula) menghidupkan orang mati? (Ref)
Lompat ke: 12345678910111213141516171819202122232425262728293031323334353637383940