Rumah Fiqih Indonesia
Jilid : 20 Juz : 10 | At-Taubah : 34
At-Taubah 9 : 34
Mushaf Madinah | hal. 192 | Mushaf Kemenag RI

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ كَثِيرًا مِنَ الْأَحْبَارِ وَالرُّهْبَانِ لَيَأْكُلُونَ أَمْوَالَ النَّاسِ بِالْبَاطِلِ وَيَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ ۗ وَالَّذِينَ يَكْنِزُونَ الذَّهَبَ وَالْفِضَّةَ وَلَا يُنْفِقُونَهَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ أَلِيمٍ

Kemenag RI 2019: Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya banyak dari para rabi dan rahib benar-benar memakan harta manusia dengan batil serta memalingkan (manusia) dari jalan Allah. Orang-orang yang menyimpan emas dan perak, tetapi tidak menginfakkannya di jalan Allah, berikanlah kabar ‘gembira’ kepada mereka (bahwa mereka akan mendapat) azab yang pedih
Prof. Quraish Shihab: Hai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya banyak ahbar (para pemuka agama Yahudi) dan para rahib (para pemuka agama Nasrani) yang benar-benar makan harta orang dengan jalan yang batil dan mereka (juga) menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah. Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka gembirakanlah mereka dengan azab yang sangat pedih.
Prof. HAMKA: Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya kebanyakan dari guru-guru dan pendeta-pendeta itu, mereka telah memakan harta manusia dengan jalan yang batil, dan mereka pun telah menghambat daripada jalan Allah. Dan orang-orang yang menumpuk-numpuk emas dan perak, dan tidak mereka belanjakan pada jalan Allah, maka beri ingatlah mereka dengan adzab yang pedih.

TAFSIR AL-MAHFUZH REFERENSI KITAB TAFSIR
🔐