Kemenag RI 2019:Sesungguhnya pengunduran (bulan haram) itu hanya menambah kekufuran. Orang-orang yang kufur disesatkan dengan (pengunduran) itu, mereka menghalalkannya suatu tahun dan mengharamkannya pada suatu tahun yang lain agar mereka dapat menyesuaikan dengan bilangan yang diharamkan Allah, sehingga mereka menghalalkan apa yang diharamkan Allah. (Oleh setan) telah dijadikan terasa indah bagi mereka perbuatan-perbuatan buruk mereka itu. Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang kafir. Prof. Quraish Shihab:Sesungguhnya mengundurkan (bulan haram dengan tujuan berperang atau melanjutkan peperangan yang dilakukan oleh kaum musyrik) adalah penambahan kekufuran (atas kekufuran yang selama ini mereka sandang), dengannya (mengundurkan bulan-bulan haram itu) orang-orang yang kafir disesatkan (oleh setan dan para pemuka kaum musyrik), mereka menghalalkannya pada suatu tahun dan mengharamkannya pada tahun yang lain, supaya mereka dapat menyesuaikan (dengan) bilangan (keempat bulan) yang Allah mengharamkannya, maka mereka menghalalkan apa yang diharamkan Allah. (Setan) menjadikan indah bagi mereka perbuatan buruk mereka itu. Dan Allah tidak memberi petunjuk kaum yang kafir. Prof. HAMKA:Sesungguhnya mengundur-undurkan itu, hanyalah menambah kufur (saja). Yang tersesat dengan dia orang-orang yang kafir. Mereka halalkan dia di satu tahun dan mereka haramkan dia di satu tahun, karena hendak mereka genapkan bilangan bulan yang diharamkan oleh Allah, lalu mereka halalkan apa yang diharamkan oleh Allah. Disanjung-sanjung bagi mereka perbuatan-perbuatan mereka yang jahat itu. Sedang Allah tidak akan memberi petunjuk bagi kaum yang kafir.