Rumah Fiqih Indonesia
Jilid : 20 Juz : 10 | At-Taubah : 42
At-Taubah 9 : 42
Mushaf Madinah | hal. 194 | Mushaf Kemenag RI

لَوْ كَانَ عَرَضًا قَرِيبًا وَسَفَرًا قَاصِدًا لَاتَّبَعُوكَ وَلَٰكِنْ بَعُدَتْ عَلَيْهِمُ الشُّقَّةُ ۚ وَسَيَحْلِفُونَ بِاللَّهِ لَوِ اسْتَطَعْنَا لَخَرَجْنَا مَعَكُمْ يُهْلِكُونَ أَنْفُسَهُمْ وَاللَّهُ يَعْلَمُ إِنَّهُمْ لَكَاذِبُونَ

Kemenag RI 2019: Sekiranya (yang kamu serukan kepada mereka) adalah keuntungan yang mudah diperoleh dan perjalanan yang tidak seberapa jauh, niscaya mereka mengikutimu. Akan tetapi, (mereka enggan karena) tempat yang dituju itu terasa sangat jauh bagi mereka. Mereka akan bersumpah dengan (nama) Allah, “Seandainya kami sanggup niscaya kami berangkat bersamamu.” Mereka membinasakan diri sendiri ) dan Allah mengetahui sesungguhnya mereka benar-benar para pembohong.
Prof. Quraish Shihab: Jika seandainya (yang engkau serukan kepada mereka adalah) keuntungan (duniawi) yang dekat (mudah diperoleh) dan perjalanan yang tidak berapa jauh, pastilah mereka mengikutimu (Nabi Muhammad saw.), tetapi (mereka enggan karena terasa) jauh bagi mereka tempat yang dituju. Mereka akan (meminta izin dan) bersumpah dengan (nama) Allah: "Jika seandainya kami sanggup, tentu kami berangkat bersama kamu." Mereka membinasakan diri mereka (disebabkan oleh sumpah palsu dan kebohongan mereka), padahal Allah mengetahui sesungguhnya mereka benar-benar para pembohong.
Prof. HAMKA: Kalau ada satu tujuan dekat dan perjalanan yang pendek, maulah mereka mengikut engkau. Akan tetapi telah menjauhkan atas mereka kesulitan. Dan mereka pun akan bersumpah dengan nama Allah, “Jikalau kami sanggup, tentu kami akan keluar bersama kamu.” Mereka membinasakan diri mereka, sedang Allah mengetahui, sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang yang berdusta.

TAFSIR AL-MAHFUZH REFERENSI KITAB TAFSIR
🔐