Kemenag RI 2019:(Yaitu,) orang-orang yang mengikuti Rasul (Muhammad), Nabi yang ummi (tidak pandai baca tulis) yang (namanya) mereka temukan tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada pada mereka. Dia menyuruh mereka pada yang makruf, mencegah dari yang mungkar, menghalalkan segala yang baik bagi mereka, mengharamkan segala yang buruk bagi mereka, dan membebaskan beban-beban serta belenggu-belenggu yang ada pada mereka. ) Adapun orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya, dan mengikuti cahaya terang yang diturunkan bersamanya (Al-Qur’an), mereka itulah orang-orang beruntung. Prof. Quraish Shihab:Orang-orang yang mengikuti Rasul (Nabi Muhammad saw.), Nabi yang ummi (yang tidak pandai membaca dan menulis) yang mereka (ulama Yahudi dan Nasrani) mendapatinya tertulis dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka. Dia (Nabi Muhammad saw.) menyuruh mereka kepada yang maruf (kebaikan) dan mencegah mereka dari yang munkar (keburukan) dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan atas mereka segala yang buruk dan menyingkirkan dari mereka beban-beban mereka dan belenggu-belenggu yang tadinya ada pada mereka. Maka, orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang (tuntunan yang diturunkan al-Qur’an) bersamanya, mereka itulah orang-orang yang beruntung. Prof. HAMKA:(Yaitu) orang-orang yang menuruti akan Rasul, Nabi yang ummi, yang mereka dapati akan dia tertulis di sisi mereka dalam Taurat dan Injil, yang menyuruh akan mereka berbuat yang ma’ruf dan mencegah akan mereka berbuat yang mungkar dan yang menghalalkan bagi mereka akan yang baik-baik dan mengharamkan atas mereka yang keji-keji; dan yang menanggalkan dari mereka beban yang memberati mereka dan belenggu-belenggu yang ada di atas diri mereka. Maka, orang-orang yang beriman kepadanya dan memuliakannya dan menolong akan dia dan mengikut akan cahaya yang diturunkan bersamanya dia, itulah orang-orang yang akan beroleh kejayaan.