Kemenag RI 2019:Seandainya Kami menghendaki, niscaya Kami tinggikan (derajat)-nya dengan (ayat-ayat) itu, tetapi dia cenderung pada dunia dan mengikuti hawa nafsunya. Maka, perumpamaannya seperti anjing. Jika kamu menghalaunya, ia menjulurkan lidahnya dan jika kamu membiarkannya, dia menjulurkan lidahnya (juga). Demikian itu adalah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka, ceritakanlah kisah-kisah itu agar mereka berpikir. Prof. Quraish Shihab:Dan jika seandainya Kami menghendaki, pasti Kami meninggikan (derajat)nya dengannya (pengamalan ayat-ayat itu), tetapi dia cenderung ke dunia dan mengikuti hawa nafsunya, maka perumpamaannya adalah seperti anjing. Jika engkau menghalaunya, ia menjulurkan lidahnya, dan jika engkau membiarkannya, ia menjulurkan lidahnya juga. Demikian itulah perumpamaan kaum yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka, ceritakanlah kisah-kisah (itu) supaya mereka berpikir. Prof. HAMKA:Dan, jika Kami kehendaki, niscaya Kami angkatkanlah dia dengan (ayat-ayat) itu. Akan tetapi, dia melekat ke bumi dan memperturutkan hawa nafsunya. Maka, perumpamaannya adalah seperti anjing, yang jika engkau halaukan dia, lidahnya dijulurkannya; atau engkau biarkan dia, tetapi lidahnya dijulurkannya juga. Demikianlah perumpamaan kaum yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka, ceritakanlah cerita-cerita itu, supaya mereka berpikir.