Jilid : 16 Juz : 8 | Al-A'raf : 22
Al-A'raf 7 : 22
Mushaf Madinah | hal. 152 | Mushaf Kemenag RI

فَدَلَّاهُمَا بِغُرُورٍ ۚ فَلَمَّا ذَاقَا الشَّجَرَةَ بَدَتْ لَهُمَا سَوْآتُهُمَا وَطَفِقَا يَخْصِفَانِ عَلَيْهِمَا مِنْ وَرَقِ الْجَنَّةِ ۖ وَنَادَاهُمَا رَبُّهُمَا أَلَمْ أَنْهَكُمَا عَنْ تِلْكُمَا الشَّجَرَةِ وَأَقُلْ لَكُمَا إِنَّ الشَّيْطَانَ لَكُمَا عَدُوٌّ مُبِينٌ

Kemenag RI 2019: Ia (setan) menjerumuskan keduanya dengan tipu daya. Maka, ketika keduanya telah mencicipi (buah) pohon itu, tampaklah pada keduanya auratnya dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun (di) surga. Tuhan mereka menyeru mereka, “Bukankah Aku telah melarang kamu berdua dari pohon itu dan Aku telah mengatakan bahwa sesungguhnya setan adalah musuh yang nyata bagi kamu berdua?”
Prof. Quraish Shihab: Maka, ia (setan) menurunkan keduanya (dari ketaatan kepada kedurhakaan) dengan tipu daya. Maka, ketika keduanya telah merasakan (buah) pohon (itu), nampaklah bagi keduanya auratnya, dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun (yang ada di) surga. Dan Tuhan Pemelihara mereka menyeru mereka berdua: “Bukankah Aku telah melarang kamu berdua melampaui (mendekati) pohon itu dan telah Aku firmankan kepada kamu berdua, sesungguhnya setan adalah musuh yang nyata bagi kamu berdua?”
Prof. HAMKA: Maka dia anjurkanlah keduanya dengan tipu daya. Maka setelah keduanya merasai pohon itu terbukalah bagi keduanya kemaluan keduanya dan bergegaslah keduanya menutup atas keduanya dengan daun-daunan surga. Dan menyerulah Tuhan mereka kepada keduanya, “Bukankah telah Aku larang kamu berdua dari pohon itu dan telah Aku katakan kepada kamu berdua sesungguhnya setan itu bagi kamu berdua adalah musuh yang nyata?”

TAFSIR AL-MAHFUZH REFERENSI KITAB TAFSIR
...

فَدَلَّاهُمَا بِغُرُورٍ

فَلَمَّا ذَاقَا الشَّجَرَةَ

بَدَتْ لَهُمَا سَوْآتُهُمَا

وَطَفِقَا يَخْصِفَانِ عَلَيْهِمَا مِنْ وَرَقِ الْجَنَّةِ

وَنَادَاهُمَا رَبُّهُمَا أَلَمْ أَنْهَكُمَا عَنْ تِلْكُمَا الشَّجَرَةِ

وَأَقُلْ لَكُمَا إِنَّ الشَّيْطَانَ لَكُمَا عَدُوٌّ مُبِينٌ

🔐