< 148 | Halaman 149 | 150 >

[6] Al-Anam : 152 (وَلَا تَقْرَبُوا مَالَ الْيَتِيمِ إِلَّا بِالَّتِي هِيَ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Janganlah kamu mendekati (menggunakan) harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih bermanfaat, sampai dia mencapai (usia) dewasa. Sempurnakanlah takaran dan timbangan dengan adil. Kami tidak membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya. Apabila kamu berbicara, lakukanlah secara adil sekalipun dia kerabat(-mu). Penuhilah pula janji Allah. Demikian itu Dia perintahkan kepadamu agar kamu mengambil pelajaran.”
Prof. Quraish Shihab : Dan janganlah kamu mendekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang terbaik, hingga dia mencapai kedewasaannya. Dan sempurnakanlah takaran dan timbangan dengan adil. Kami tidak membebani seseorang melainkan sesuai kesanggupannya. Dan apabila kamu berucap (maka janganlah berbohong atau curang); berlakulah adil walaupun dia adalah kerabat-(mu), dan penuhilah janji Allah. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepada kamu supaya kamu (selalu) ingat (dan mengambil pelajaran).”
HAMKA : Dan jangan kamu dekat harta anak yatim melainkan dengan cara yang amat baik sehingga dia sampai umur. Dan penuhilah sukatan dan timbangan dengan adil. Tidaklah Kami memberat akan suatu diri, melainkan sesanggupnya. Dan apabila kamu berkata-kata hendaklah kamu adil, walaupun adalah dia kerabat kamu. Dan janji Allah hendaklah kamu penuhi. Demikianlah Dia wasiatkan kepada kamu, supaya kamu semuanya ingat.
3. Tafsir

وَلَا تَقْرَبُوا مَالَ الْيَتِيمِ إِلَّا بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ حَتَّىٰ يَبْلُغَ أَشُدَّهُ ۖ وَأَوْفُوا الْكَيْلَ وَالْمِيزَانَ بِالْقِسْطِ ۖ لَا نُكَلِّفُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۖ وَإِذَا قُلْتُمْ فَاعْدِلُوا وَلَوْ كَانَ ذَا قُرْبَىٰ ۖ وَبِعَهْدِ اللَّهِ أَوْفُوا ۚ ذَٰلِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

[6] Al-Anam : 153 (وَأَنَّ هَٰذَا صِرَاطِي مُسْتَقِيمًا فَاتَّبِعُوهُ وَلَا)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Sungguh, inilah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah! Jangan kamu ikuti jalan-jalan (yang lain) sehingga mencerai-beraikanmu dari jalan-Nya. Demikian itu Dia perintahkan kepadamu agar kamu bertakwa.
Prof. Quraish Shihab : Dan bahwa ini adalah jalan-Ku yang lebar lagi lurus, maka ikutilah ia; dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), sehingga mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu supaya kamu bertakwa.
HAMKA : Dan sesungguhnya ini adalah jalanku yang lurus. Sebab itu turutilah dia. Dan jangan kamu turuti jalan-jalan (lain) karena itu akan memecah-belahkan kamu dari jalan-Nya. Demikianlah Dia wasiatkan kepada kamu supaya kamu semuanya bertakwa.
3. Tafsir

وَأَنَّ هَٰذَا صِرَاطِي مُسْتَقِيمًا فَاتَّبِعُوهُ ۖ وَلَا تَتَّبِعُوا السُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَنْ سَبِيلِهِ ۚ ذَٰلِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

[6] Al-Anam : 154 (ثُمَّ آتَيْنَا مُوسَى الْكِتَابَ تَمَامًا عَلَى الَّذِي)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Kemudian, Kami telah menganugerahkan kepada Musa Kitab (Taurat) untuk menyempurnakan (nikmat Kami) kepada orang yang berbuat kebaikan, menjelaskan secara rinci segala sesuatu, serta memberi petunjuk dan rahmat agar mereka beriman kepada pertemuan dengan Tuhannya.
Prof. Quraish Shihab : Kemudian, Kami telah menganugerahkan kepada Musa al-Kitab (Taurat) untuk menyempurnakan (nikmat Kami) kepada orang yang berbuat kebaikan, dan untuk menjelaskan secara rinci segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat, supaya mereka beriman tentang pertemuan (mereka) dengan Tuhan Pemelihara mereka.
HAMKA : Kemudian telah Kami berikan kitab kepada Musa dalam keadaan sempurna atas orang yang berbuat baik dan penjelasan bagi tiap-tiap sesuatu dan petunjuk dan rahmat. Supaya mereka percaya pada pertemuan dengan Tuhan mereka.
3. Tafsir

ثُمَّ آتَيْنَا مُوسَى الْكِتَابَ تَمَامًا عَلَى الَّذِي أَحْسَنَ وَتَفْصِيلًا لِكُلِّ شَيْءٍ وَهُدًى وَرَحْمَةً لَعَلَّهُمْ بِلِقَاءِ رَبِّهِمْ يُؤْمِنُونَ

[6] Al-Anam : 155 (وَهَٰذَا كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ مُبَارَكٌ فَاتَّبِعُوهُ وَاتَّقُوا لَعَلَّكُمْ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : (Al-Qur’an) ini adalah Kitab yang Kami turunkan lagi diberkahi. Maka, ikutilah dan bertakwalah agar kamu dirahmati.
Prof. Quraish Shihab : Dan (al-Qur’an) ini adalah kitab yang telah Kami turunkan, (lagi) diberkahi, maka ikutilah ia dan bertakwalah supaya kamu mendapatkan rahmat.
HAMKA : Dan ini adalah sebuah kitab yang telah Kami turunkan dia yang diberkati. Ikutilah olehnya akan dia dan bertakwalah. Mudah-mudahan kamu diberi rahmat.
3. Tafsir

وَهَٰذَا كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ مُبَارَكٌ فَاتَّبِعُوهُ وَاتَّقُوا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

[6] Al-Anam : 156 (أَنْ تَقُولُوا إِنَّمَا أُنْزِلَ الْكِتَابُ عَلَىٰ طَائِفَتَيْنِ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : (Kami turunkan Al-Qur’an itu) supaya kamu (tidak) mengatakan, “Kitab itu hanya diturunkan kepada dua golongan sebelum kami (Yahudi dan Nasrani) dan sesungguhnya kami lengah dari apa yang mereka baca,”
Prof. Quraish Shihab : (Kami telah menurunkan al-Qur’an itu) supaya kamu (tidak berdalih pada Hari Kiamat dengan) mengatakan: “Sesungguhnya Kitab itu hanya diturunkan kepada dua golongan (Yahudi dan Nasrani saja) sebelum kami, dan sesungguhnya kami lengah terhadap (apa) yang (berulang-ulang) mereka baca.”
HAMKA : Supaya kamu tidak berkata, “Semata-mata diturunkan kitab hanyalah kepada dua golongan sebelum kita dan sesungguhnya kita adalah lalai dari bacaan mereka.”
3. Tafsir

أَنْ تَقُولُوا إِنَّمَا أُنْزِلَ الْكِتَابُ عَلَىٰ طَائِفَتَيْنِ مِنْ قَبْلِنَا وَإِنْ كُنَّا عَنْ دِرَاسَتِهِمْ لَغَافِلِينَ

[6] Al-Anam : 157 (أَوْ تَقُولُوا لَوْ أَنَّا أُنْزِلَ عَلَيْنَا الْكِتَابُ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : atau supaya kamu (tidak) mengatakan, “Sesungguhnya jikalau Kitab itu diturunkan kepada kami, tentulah kami lebih mendapat petunjuk daripada mereka.” Sungguh, telah datang kepadamu penjelasan yang nyata, petunjuk, dan rahmat dari Tuhanmu. Maka, siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mendustakan ayat-ayat Allah dan berpaling darinya? Kelak, Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang berpaling dari ayat-ayat Kami dengan siksaan yang buruk karena mereka selalu berpaling.
Prof. Quraish Shihab : Atau supaya kamu (tidak) mengatakan: “Sesungguhnya jika seandainya kitab (itu) diturunkan kepada kami, tentulah kami lebih mendapat petunjuk dari mereka.” Maka sungguh, telah datang kepada kamu keterangan yang nyata dari Tuhan Pemelihara kamu, serta petunjuk dan rahmat. Maka, siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mendustakan ayat-ayat Allah dan berpaling darinya? Kelak Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berpaling dari ayat-ayat Kami dengan azab yang buruk karena mereka selalu berpaling.
HAMKA : Atau kamu katakan, “Sesungguhnya kalau diturunkan kepada kami kitab, niscaya kamilah yang akan lebih mendapat petunjuk daripada mereka.” Maka sesungguhnya telah datang kepada kamu keterangan dari Tuhan kamu dan petunjuk dan rahmat. Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Allah dan berpaling daripadanya? Akan Kami balas orang-orang yang berpaling dari ayat-ayat Kami dengan seburuk-buruk balasan sebab apa yang telah mereka palingkan itu.
3. Tafsir

أَوْ تَقُولُوا لَوْ أَنَّا أُنْزِلَ عَلَيْنَا الْكِتَابُ لَكُنَّا أَهْدَىٰ مِنْهُمْ ۚ فَقَدْ جَاءَكُمْ بَيِّنَةٌ مِنْ رَبِّكُمْ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ ۚ فَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنْ كَذَّبَ بِآيَاتِ اللَّهِ وَصَدَفَ عَنْهَا ۗ سَنَجْزِي الَّذِينَ يَصْدِفُونَ عَنْ آيَاتِنَا سُوءَ الْعَذَابِ بِمَا كَانُوا يَصْدِفُونَ

< 148 | 149 | 150 >