| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Katakanlah (Nabi Muhammad), “Jika negeri akhirat di sisi Allah khusus untukmu, bukan untuk orang lain, mintalah kematian jika kamu orang-orang benar.” |
| Prof. Quraish Shihab : Katakanlah (Nabi Muhammad saw.): “Jika negeri akhirat (itu) khusus untuk kamu di sisi Allah, bukan untuk orang lain, maka inginilah kematian jika kamu orang-orang yang benar.” |
| HAMKA : Katakanlah, "Jika memang untuk kamu negeri akhirat itu di slsi Allah telah ditentukan, tidak ada bagi orang-orang lain, maka cobalah minta mati itu, jika kamu memang orang-orang benar." |
| 3. Tafsir قُلْ إِنْ كَانَتْ لَكُمُ الدَّارُ الْآخِرَةُ عِنْدَ اللَّهِ خَالِصَةً مِنْ دُونِ النَّاسِ فَتَمَنَّوُا الْمَوْتَ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Akan tetapi, mereka tidak akan menginginkan kematian itu sama sekali karena (dosa-dosa) yang telah dilakukan oleh tangan-tangan mereka. Allah Maha Mengetahui orang-orang zalim. |
| Prof. Quraish Shihab : Dan sekali-kali mereka tidak menginginkan (kematian itu) selama-lamanya, karena apa yang telah diperbuat oleh tangan mereka (sendiri). Dan Allah Maha Mengetahui orang-orang zalim. |
| HAMKA : Sekali-kali mereka tidak akan meminta mati, tersebab apa yang telah didahulukan oleh tangan mereka. Dan Allah Maha Mengetahui akan orang-orang yang zalim. |
| 3. Tafsir وَلَنْ يَتَمَنَّوْهُ أَبَدًا بِمَا قَدَّمَتْ أَيْدِيهِمْ ۗ وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِالظَّالِمِينَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Engkau (Nabi Muhammad) sungguh-sungguh akan mendapati mereka (orang-orang Yahudi) sebagai manusia yang paling tamak akan kehidupan (dunia), bahkan (lebih tamak) daripada orang-orang musyrik. Tiap-tiap orang (dari) mereka ingin diberi umur seribu tahun, padahal umur panjang itu tidak akan menjauhkan mereka dari azab. Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan. |
| Prof. Quraish Shihab : Demi Allah! Sungguh, engkau (Nabi Muhammad saw.) pasti akan mendapati mereka (sebagai) manusia yang paling rakus terhadap kehidupan (dunia), (bahkan lebih rakus) daripada orang-orang yang menyekutukan (Allah swt. dengan yang lain). Masing-masing mereka ingin jika seandainya diberi umur seribu tahun,²? padahal sekali-kali jika seandainya dia diberi umur (panjang) niscaya tidak akan menggesernya sedikit pun dari azab. Dan Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan.” |
| HAMKA : Dan sesungguhnya akan engkau dapati mereka itulah yang seloba-loba manusia terhadap hidup, dan lebih dari orang-orang yang musyrikin, ingin setiap orang dari mereka jikalau diberi umur seribu tahun. Padahal tidaklah akan menunda-nundanya dari adzab panjang umumya itu. Dan Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan. |
| 3. Tafsir وَلَتَجِدَنَّهُمْ أَحْرَصَ النَّاسِ عَلَىٰ حَيَاةٍ وَمِنَ الَّذِينَ أَشْرَكُوا ۚ يَوَدُّ أَحَدُهُمْ لَوْ يُعَمَّرُ أَلْفَ سَنَةٍ وَمَا هُوَ بِمُزَحْزِحِهِ مِنَ الْعَذَابِ أَنْ يُعَمَّرَ ۗ وَاللَّهُ بَصِيرٌ بِمَا يَعْمَلُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Katakanlah (Nabi Muhammad), “Siapa yang menjadi musuh Jibril?” Padahal, dialah yang telah menurunkan (Al-Qur’an) ke dalam hatimu dengan izin Allah sebagai pembenaran terhadap apa (kitab-kitab) yang terdahulu, dan petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang beriman.” |
| Prof. Quraish Shihab : Katakanlah (Nabi Muhammad, saw.), “Barang siapa menjadi musuh bagi Jibril, maka (ketahuil-ihl Sesungguhnya dia (Malaikat Jibril as.) rela h menurunkannya (.tl-Qur’anj kc dalam hatimu (Nabi Muhammad saw.) dengan izin Allah; membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya dan (menjadi) petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang mukmin. |
| HAMKA : Katakanlah, "Barangsiapa yang jadi dari musuh dari Jibril, maka sesungguhnya dia itu telah menurunkannya ke dalam hati engkau dengan izin Allah, menyetujui apa yang ada di hadapannya dan petunjuk dan kabar gembira bagi orang-orang yang beriman. |
| 3. Tafsir قُلْ مَنْ كَانَ عَدُوًّا لِجِبْرِيلَ فَإِنَّهُ نَزَّلَهُ عَلَىٰ قَلْبِكَ بِإِذْنِ اللَّهِ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ وَهُدًى وَبُشْرَىٰ لِلْمُؤْمِنِينَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Siapa yang menjadi musuh Allah, malaikat-malaikat-Nya, rasul-rasul-Nya, Jibril, dan Mikail, sesungguhnya Allah adalah musuh orang-orang kafir. |
| Prof. Quraish Shihab : Barang siapa menjadi musuh bagi Allah, para malaikat-Nya, para rasul-Nya, Jibril dan Mjka`il, maka (ketahuilah) sesungguhnya Allah adalah musuh bagi orang-orang kafir.” |
| HAMKA : Katakanlah, "Barangsiapa yang jadi musuh dari Allah dan Malaikat-Malaikat-Nya, dan rasul-rasul-Nya, dan Jibril dan Mikail, maka sesungguhnya Allah adalah musuh dari orang-orang yang kafir. |
| 3. Tafsir مَنْ كَانَ عَدُوًّا لِلَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَرُسُلِهِ وَجِبْرِيلَ وَمِيكَالَ فَإِنَّ اللَّهَ عَدُوٌّ لِلْكَافِرِينَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Sungguh, Kami benar-benar telah menurunkan ayat-ayat yang jelas kepadamu (Nabi Muhammad), dan tidaklah ada yang mengingkarinya selain orang-orang fasik. |
| Prof. Quraish Shihab : Demi (keagungan dan kekuasaan Kami)! Sungguh, Kami telah menurunkan kepadamu (Nabi Muhammad saw.) ayat-ayat yang jelas; dan tidak ada yang ingkar kepadanya, melainkan orang-orang fasik (keluar dari ketaatan kepada Allah swt.). |
| HAMKA : Dan sesungguhnya telah Kami turunkan kepada engkau akan ayat-ayat yang jelas-jelas. Dan tidak lah kafir kepadanya melainkan orang-orang yang fasik. |
| 3. Tafsir وَلَقَدْ أَنْزَلْنَا إِلَيْكَ آيَاتٍ بَيِّنَاتٍ ۖ وَمَا يَكْفُرُ بِهَا إِلَّا الْفَاسِقُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Mengapa setiap kali mereka mengikat janji, sekelompok mereka melanggarnya? Bahkan, sebagian besar mereka tidak beriman. |
| Prof. Quraish Shihab : Apakah (patut) setiap kali mereka (sekelompok orang Yahudi) mengikat janji (dcn^in Allah swt.), segolongan dari mereka melemparkannya (mengingkari nya). Bahkan, kebanyakan dari mereka tidak beriman. |
| HAMKA : Dan apakah tiap-tiap kali mereka membuat perjanjian dilenyapkan (saja) oleh segolongan dari mereka? Bahkan terbanyak di antara mereka tidaklah percaya. |
| 3. Tafsir أَوَكُلَّمَا عَاهَدُوا عَهْدًا نَبَذَهُ فَرِيقٌ مِنْهُمْ ۚ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Setelah datang kepada mereka Rasul (Nabi Muhammad) dari Allah yang membenarkan apa yang ada pada mereka, sebagian orang yang diberi Kitab (Taurat) melemparkan Kitab Allah itu ke belakang punggung (tidak menggubrisnya) seakan-akan mereka tidak tahu. |
| Prof. Quraish Shihab : Dan setelah datang kepada mereka seorang Rasul (Nabi Muhammad saw. dari sisi Allah yang membenarkan apa yang ada pada mereka, segolongan dari orang-orang yang diberi Kitab 1 laurail melemparkan Kitab Allah ke belakang punggung mereka, seolah-olah mereka tidak mengetahui. |
| HAMKA : Dan tatkala telah datang kepada mereka seorang rasul dari sisi Allah, menyetujui apa yang ada serta mereka, telah melemparkan segolongan dan mereka yang diberi kitab itu akan kitab Allah ke belakang mereka, seolah-olah mereka tidak mengetahui |
| 3. Tafsir وَلَمَّا جَاءَهُمْ رَسُولٌ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ مُصَدِّقٌ لِمَا مَعَهُمْ نَبَذَ فَرِيقٌ مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ كِتَابَ اللَّهِ وَرَاءَ ظُهُورِهِمْ كَأَنَّهُمْ لَا يَعْلَمُونَ |