| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Keduanya berkata, “Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan tidak merahmati kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi.” |
| Prof. Quraish Shihab : Keduanya berkata: “Tuhan Pemelihara kami, kami telah menganiaya diri kami, dan jika Engkau tidak mengampuni dan merahmati kami, pastilah kami termasuk orang-orang yang rugi." |
| HAMKA : Keduanya menjawab, “Wahai Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami dan jika tidaklah Engkau ampuni kami dan Engkau rahmati kami. Sesungguhnya jadilah kami dari orang-orang yang rugi.” |
| 3. Tafsir قَالَا رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Dia (Allah) berfirman, “Turunlah kamu! Sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain serta bagi kamu ada tempat tinggal dan kesenangan di bumi sampai waktu yang telah ditentukan.” |
| Prof. Quraish Shihab : Dia berfirman: “Turunlah kamu! Sebagian kamu menjadi musuh bagi sebagian yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman (sementara) di bumi dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan.” |
| HAMKA : Dia berfirman, “Turunlah kamu semua! Yang sebagian kamu dari yang sebagian adalah musuh dan untuk kamu di dalam bumi itu adalah tempat menetap dan untuk bekal, sampai suatu ketika.” |
| 3. Tafsir قَالَ اهْبِطُوا بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ ۖ وَلَكُمْ فِي الْأَرْضِ مُسْتَقَرٌّ وَمَتَاعٌ إِلَىٰ حِينٍ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Dia (Allah) berfirman, “Di sana kamu hidup, di sana kamu mati, dan dari sana (pula) kamu akan dikeluarkan (dibangkitkan).” |
| Prof. Quraish Shihab : Dia berfirman: “Di dalamnya (bumi) kamu hidup dan di dalamnya (bumi) kamu mati, dan darinya (pula) kamu akan dikeluarkan (dibangkitkan di alam Barzakh).” |
| HAMKA : Firman-Nya (pula), “Di dalamnya kamu akan hidup dan di dalamnya kamu semua akan mati dan daripadanya kamu akan dikeluarkan.” |
| 3. Tafsir قَالَ فِيهَا تَحْيَوْنَ وَفِيهَا تَمُوتُونَ وَمِنْهَا تُخْرَجُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Wahai anak cucu Adam, sungguh Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan bulu (sebagai bahan pakaian untuk menghias diri). (Akan tetapi,) pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu merupakan sebagian tanda-tanda (kekuasaan) Allah agar mereka selalu ingat. |
| Prof. Quraish Shihab : Hai anak-cucu Adam! Sungguh, Kami telah menurunkan kepada kamu pakaian untuk menutupi aurat-aurat kamu dan bulu (sebagai bahan pakaian yang indah untuk menghias diri). Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebagian dari tanda-tanda (kekuasaan) Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat. |
| HAMKA : Wahai anak-anak Adam, sesungguhnya telah Kami turunkan atas kamu pakaian akan penutup kemaluan kamu dan pakaian perhiasan dan pakaian takwa, tetapi inilah yang lebih baik. Yang demikian itu adalah dari ayat-ayat Allah, mudah-mudahan mereka akan ingat. |
| 3. Tafsir يَا بَنِي آدَمَ قَدْ أَنْزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوَارِي سَوْآتِكُمْ وَرِيشًا ۖ وَلِبَاسُ التَّقْوَىٰ ذَٰلِكَ خَيْرٌ ۚ ذَٰلِكَ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Wahai anak cucu Adam, janganlah sekali-kali kamu tertipu oleh setan sebagaimana ia (setan) telah mengeluarkan ibu bapakmu dari surga dengan menanggalkan pakaian keduanya untuk memperlihatkan kepada keduanya aurat mereka berdua. Sesungguhnya ia (setan) dan para pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak (bisa) melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan setan-setan itu (sebagai) penolong ) bagi orang-orang yang tidak beriman. |
| Prof. Quraish Shihab : Hai anak cucu Adam! Janganlah sekali-kali kamu ditipu oleh setan sebagaimana ia telah mengeluarkan ibu-bapak kamu dari surga, ia mencabut dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya aurat mereka berdua. Sesungguhnya ia (setan) dan para pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak (bisa) melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan setan-setan (sebagai) para pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman.” |
| HAMKA : Wahai anak-anak Adam, janganlah sampai menipu akan kamu setan itu, sebagaimana telah dikeluarkannya kedua ibu-bapakmu dari surga, dia tarik dari keduanya pakaian keduanya supaya kelihatan oleh keduanya kemaluan mereka. Sesungguhnya dia itu melihat kamu, dia dan golongannya, dalam pada itu kamu tidak melihat mereka. Sesungguhnya, Kami telah menjadikan setan-setan itu pemimpin-pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman. |
| 3. Tafsir يَا بَنِي آدَمَ لَا يَفْتِنَنَّكُمُ الشَّيْطَانُ كَمَا أَخْرَجَ أَبَوَيْكُمْ مِنَ الْجَنَّةِ يَنْزِعُ عَنْهُمَا لِبَاسَهُمَا لِيُرِيَهُمَا سَوْآتِهِمَا ۗ إِنَّهُ يَرَاكُمْ هُوَ وَقَبِيلُهُ مِنْ حَيْثُ لَا تَرَوْنَهُمْ ۗ إِنَّا جَعَلْنَا الشَّيَاطِينَ أَوْلِيَاءَ لِلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Apabila mereka melakukan perbuatan keji, mereka berkata, “Kami mendapati nenek moyang kami melakukan yang demikian dan Allah menyuruh kami mengerjakannya.” Katakanlah (Nabi Muhammad), “Sesungguhnya Allah tidak memerintahkan kekejian. ) Pantaskah kamu mengatakan tentang Allah apa yang tidak kamu ketahui?” |
| Prof. Quraish Shihab : Dan apabila mereka melakukan perbuatan keji (seperti berzina, membuka aurat, berthawaf tanpa busana, lalu mendapat teguran), mereka berkata: “Kami mendapati atas dasar itulah nenek moyang kami (sehingga kami mengerjakannya) dan Allah menyuruh kami mengerjakannya.” Katakanlah (Nabi Muhammad saw.): “Sesungguhnya Allah tidak memerintahkan (siapa pun untuk melakukan) kekejian. Pantaskah kamu menyatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?” |
| HAMKA : Dan, apabila mereka mengerjakan sesuatu yang keji, mereka katakan, “Telah kami dapati bapak-bapak kami atas pekerjaan itu dan Allah pun telah memerintahkannya.” Katakanlah, “Sesungguhnya Allah tidaklah memerintahkan barang sesuatu yang keji-keji. Apakah kamu katakan atas Allah sesuatu yang tidak kamu ketahui.” |
| 3. Tafsir وَإِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً قَالُوا وَجَدْنَا عَلَيْهَا آبَاءَنَا وَاللَّهُ أَمَرَنَا بِهَا ۗ قُلْ إِنَّ اللَّهَ لَا يَأْمُرُ بِالْفَحْشَاءِ ۖ أَتَقُولُونَ عَلَى اللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Katakanlah (Nabi Muhammad), “Tuhanku memerintahkan aku berlaku adil. Hadapkanlah wajahmu (kepada Allah) di setiap masjid dan berdoalah kepada-Nya dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya. Kamu akan kembali kepada-Nya sebagaimana Dia telah menciptakan kamu pada permulaan.” |
| Prof. Quraish Shihab : Katakanlah (Nabi Muhammad saw.): “Tuhan Pemeliharaku memerintahkan (seluruh manusia) untuk (menegakkan) keadilan, dan luruskanlah wajah-wajah kamu (kepada Allah swt.) di setiap masjid dan berdoalah kepada-Nya dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya. Sebagaimana Dia telah menciptakan kamu pada permulaan, (demikian pula) kamu akan kembali (kepada-Nya).” |
| HAMKA : Katakanlah, “Tuhanku telah memerintahkan dengan perimbangan dan supaya kamu tegakkan wajah-wajahmu di sisi tiap-tiap masjid dan serulah Dia, di dalam keadaan ikhlas agama untuk-Nya. Sebagaimana Dia telah memulakan (menjadikan) kamu, kamu pun akan kembali.” |
| 3. Tafsir قُلْ أَمَرَ رَبِّي بِالْقِسْطِ ۖ وَأَقِيمُوا وُجُوهَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَادْعُوهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ ۚ كَمَا بَدَأَكُمْ تَعُودُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Sekelompok (manusia) telah diberi-Nya petunjuk dan sekelompok (lainnya) telah pasti kesesatan atas mereka. Sesungguhnya mereka menjadikan setan-setan sebagai pelindung ) selain Allah. Mereka mengira bahwa mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk. |
| Prof. Quraish Shihab : Sekelompok (manusia) telah diberi-Nya petunjuk dan sekelompok (lainnya) telah pasti kesesatan atas mereka (karena enggan memanfaatkan petunjuk). Sesungguhnya mereka menjadikan setan-setan (sebagai) para wali (pelindung) selain Allah, dan mereka mengira bahwa mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.” |
| HAMKA : Satu golongan diberi-Nya petunjuk dan satu golongan (lagi) tertimpa atas mereka kesesatan. Sesungguhnya, mereka telah mengambil setan-setan jadi pemimpin-pemimpin selain Allah dan mereka mengira bahwa mereka adalah mendapat petunjuk. |
| 3. Tafsir فَرِيقًا هَدَىٰ وَفَرِيقًا حَقَّ عَلَيْهِمُ الضَّلَالَةُ ۗ إِنَّهُمُ اتَّخَذُوا الشَّيَاطِينَ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِ اللَّهِ وَيَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ مُهْتَدُونَ |