< 155 | Halaman 156 | 157 >

[7] Al-A'raf : 44 (وَنَادَىٰ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ أَصْحَابَ النَّارِ أَنْ قَدْ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Para penghuni surga menyeru para penghuni neraka, “Sungguh, kami telah mendapati sesuatu (surga) yang dijanjikan Tuhan kepada kami itu benar. Apakah kamu telah mendapati (pula) sesuatu (azab) yang dijanjikan Tuhan kepadamu itu benar?” Mereka menjawab, “Benar.” Kemudian penyeru (malaikat) mengumumkan di antara mereka, “Laknat Allah bagi orang-orang yang zalim.”
Prof. Quraish Shihab : Dan para penghuni surga menyeru kepada para penghuni neraka: “Sungguh, kami benar-benar telah mendapatkan apa (surga) yang pernah Tuhan Pemelihara kami janjikan kepada kami. Maka, apakah kamu benar-benar telah mendapatkan (pula) apa (azab) yang pernah Tuhan Pemelihara kamu janjikan?” Mereka menjawab: "Betul.” Kemudian, seorang penyeru mengumandangkan di antara mereka itu: “Laknat Allah ditimpakan atas orang-orang zalim.”
HAMKA : Dan berserulah penghuni surga kepada penghuni neraka, bahwa kami telah mendapati apa yang telah dijanjikan oleh Tuhan kami dengan sebenarnya. Maka sudahlah kamu mendapati apa yang telah dijanjikan oleh Tuhan kamu kamu dengan sebenarnya? Mereka menjawab, “Ya.” Maka berserulah seorang penyeru di antara mereka bahwa laknat Allah-lah atas orang-orang yang zalim.
3. Tafsir

وَنَادَىٰ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ أَصْحَابَ النَّارِ أَنْ قَدْ وَجَدْنَا مَا وَعَدَنَا رَبُّنَا حَقًّا فَهَلْ وَجَدْتُمْ مَا وَعَدَ رَبُّكُمْ حَقًّا ۖ قَالُوا نَعَمْ ۚ فَأَذَّنَ مُؤَذِّنٌ بَيْنَهُمْ أَنْ لَعْنَةُ اللَّهِ عَلَى الظَّالِمِينَ

[7] Al-A'raf : 45 (الَّذِينَ يَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ وَيَبْغُونَهَا عِوَجًا)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : (Mereka adalah) orang-orang yang menghalang-halangi (orang lain) dari jalan Allah serta menginginkan jalan itu menjadi bengkok dan mereka itu orang-orang yang mengingkari (kehidupan) akhirat.
Prof. Quraish Shihab : (Yaitu) orang-orang yang (terus menerus) menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah dan menginginkannya (jalan itu) menjadi bengkok (berliku-liku dan menyesatkan), dan mereka terhadap akhirat, adalah orang-orang kafir.
HAMKA : (Yaitu) orang-orang yang memalingkan (manusia) daripada jalan Allah dan yang ingin supaya jalan itu bengkok, sedang mereka terhadap hari akhirat tidaklah mau percaya.
3. Tafsir

الَّذِينَ يَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ وَيَبْغُونَهَا عِوَجًا وَهُمْ بِالْآخِرَةِ كَافِرُونَ

[7] Al-A'raf : 46 (وَبَيْنَهُمَا حِجَابٌ وَعَلَى الْأَعْرَافِ رِجَالٌ يَعْرِفُونَ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Di antara keduanya (para penghuni surga dan neraka) ada batas pemisah dan di atas tempat yang tertinggi (al-a‘r?f) ) ada orang-orang yang saling mengenal dengan tandanya masing-masing. Mereka menyeru para penghuni surga, “Sal?mun ‘alaikum (semoga keselamatan tercurah kepadamu).” Mereka belum dapat memasukinya, padahal mereka sangat ingin (memasukinya).
Prof. Quraish Shihab : Dan di antara keduanya (penghuni surga dan neraka) ada batas pemisah; dan di atas A'raf (tempat tertinggi) ada beberapa laki-laki (orang-orang) yang mereka kenal, masing-masing dengan tanda-tanda (khusus) mereka. Dan (mereka yang di atas A'raf) menyeru penduduk surga: “Salamun 'alaikum (salam sejahtera bagi kamu).” Mereka belum (lagi) memasukinya, sedangkan mereka sangat ingin segera (memasukinya).
HAMKA : Dan di antara keduanya ada dinding dan di atas benteng itu ada beberapa laki-laki yang mereka mengenal akan tiap-tiap seseorang dengan tanda masing-masing dan menyerulah mereka kepada penghuni surga itu bahwa selamat sejahteralah atas kamu. Mereka belumlah masuk, padahal mereka amat ingin.
3. Tafsir

وَبَيْنَهُمَا حِجَابٌ ۚ وَعَلَى الْأَعْرَافِ رِجَالٌ يَعْرِفُونَ كُلًّا بِسِيمَاهُمْ ۚ وَنَادَوْا أَصْحَابَ الْجَنَّةِ أَنْ سَلَامٌ عَلَيْكُمْ ۚ لَمْ يَدْخُلُوهَا وَهُمْ يَطْمَعُونَ

[7] Al-A'raf : 47 (وَإِذَا صُرِفَتْ أَبْصَارُهُمْ تِلْقَاءَ أَصْحَابِ النَّارِ قَالُوا)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Apabila pandangan mereka dialihkan ke arah penghuni neraka, mereka berkata, “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau tempatkan kami bersama kaum yang zalim itu.”
Prof. Quraish Shihab : Dan apabila pandangan mereka dialihkan ke arah penghuni neraka, mereka berkata: “Tuhan Pemelihara kami, janganlah Engkau jadikan (tempatkan) kami bersama kaum yang zalim.”
HAMKA : Dan apabila dipalingkan pemandangan mereka ke pihak ahli neraka, mereka berkata, “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami bersama-sama kaum yang zalim.”
3. Tafsir

وَإِذَا صُرِفَتْ أَبْصَارُهُمْ تِلْقَاءَ أَصْحَابِ النَّارِ قَالُوا رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا مَعَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ

[7] Al-A'raf : 48 (وَنَادَىٰ أَصْحَابُ الْأَعْرَافِ رِجَالًا يَعْرِفُونَهُمْ بِسِيمَاهُمْ قَالُوا)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Orang-orang di atas tempat yang tertinggi (al-a‘r?f) menyeru orang-orang yang mereka kenal dengan tanda-tanda (khusus) sambil berkata, “Tidak ada manfaatnya bagimu (harta) yang kamu kumpulkan dan apa yang selalu kamu sombongkan.
Prof. Quraish Shihab : Dan mereka yang di atas A‘raf menyeru beberapa laki-laki (beberapa orang dari penghuni neraka) yang mereka mengenalnya dengan tanda-tanda (khusus) mereka, (dengan) mengatakan: “Tidak berguna untuk kamu apa yang kamu kumpulkan (di dunia berupa kekayaan atau kelompok) dan apa saja yang selalu kamu sombongkan.
HAMKA : Dan menyeru penghuni benteng tinggi itu kepada orang-orang laki-laki yang mereka kenal dari tanda mereka masing-masing, mereka berkata, “Bukankah tidak berfaedah kepada kamu apa yang kamu kumpul-kumpulkan itu dan apa yang telah kamu besar-besarkan?”
3. Tafsir

وَنَادَىٰ أَصْحَابُ الْأَعْرَافِ رِجَالًا يَعْرِفُونَهُمْ بِسِيمَاهُمْ قَالُوا مَا أَغْنَىٰ عَنْكُمْ جَمْعُكُمْ وَمَا كُنْتُمْ تَسْتَكْبِرُونَ

[7] Al-A'raf : 49 (أَهَٰؤُلَاءِ الَّذِينَ أَقْسَمْتُمْ لَا يَنَالُهُمُ اللَّهُ بِرَحْمَةٍ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Itukah orang-orang yang kamu telah bersumpah (ketika kamu hidup di dunia), bahwa mereka tidak akan diberi rahmat oleh Allah?” (Allah berfirman,) “Masuklah kamu ke dalam surga! Tidak ada rasa takut padamu dan kamu juga tidak akan bersedih.”
Prof. Quraish Shihab : (Para penghuni surga) itukah orang-orang yang kamu telah bersumpah (ketika kamu hidup di dunia) bahwa mereka tidak akan diberi rahmat oleh Allah?” (Allah swt. berfirman): “Masuklah ke surga, tidak ada rasa takut menimpa kamu dan tidak (pula) kamu bersedih hati.”
HAMKA : Apakah ini orang-orang yang pernah kamu sumpahkan bahwa tidaklah Allah akan mencapaikan rahmat kepada mereka, “Masuklah kamu ke dalam surga! Tidak ada ketakutan atas kamu dan tidaklah kamu akan berduka cita.”
3. Tafsir

أَهَٰؤُلَاءِ الَّذِينَ أَقْسَمْتُمْ لَا يَنَالُهُمُ اللَّهُ بِرَحْمَةٍ ۚ ادْخُلُوا الْجَنَّةَ لَا خَوْفٌ عَلَيْكُمْ وَلَا أَنْتُمْ تَحْزَنُونَ

[7] Al-A'raf : 50 (وَنَادَىٰ أَصْحَابُ النَّارِ أَصْحَابَ الْجَنَّةِ أَنْ أَفِيضُوا)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Para penghuni neraka menyeru para penghuni surga, “Tuangkanlah (sedikit) air kepada kami atau rezeki apa saja yang telah dikaruniakan Allah kepadamu.” Mereka menjawab, “Sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya (air dan rezeki) bagi orang-orang kafir.”
Prof. Quraish Shihab : Dan para penghuni neraka menyeru para penghuni surga: “Curahkanlah kepada kami sedikit air atau sedikit dari apa (rezeki) yang telah dikaruniakan Allah kepada kamu.” Mereka menjawab: “Sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya atas orang-orang kafir.
HAMKA : Dan menyerulah ahli neraka itu kepada ahli surga, “Tuangkanlah kepada kami dari air atau dari apa-apa yang telah dikaruniakan Allah kepada kamu.” Mereka menjawab, “Sesungguhnya Allah telah mengharamkan kedua-duanya itu atas orang-orang kafir.”
3. Tafsir

وَنَادَىٰ أَصْحَابُ النَّارِ أَصْحَابَ الْجَنَّةِ أَنْ أَفِيضُوا عَلَيْنَا مِنَ الْمَاءِ أَوْ مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ ۚ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ حَرَّمَهُمَا عَلَى الْكَافِرِينَ

[7] Al-A'raf : 51 (الَّذِينَ اتَّخَذُوا دِينَهُمْ لَهْوًا وَلَعِبًا وَغَرَّتْهُمُ الْحَيَاةُ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : (Mereka adalah) orang-orang yang menjadikan agamanya sebagai kelengahan dan permainan serta mereka telah tertipu oleh kehidupan dunia. Maka, pada hari ini (Kiamat), Kami melupakan mereka sebagaimana mereka dahulu melupakan pertemuan hari ini dan karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami.
Prof. Quraish Shihab : (Yaitu) orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai permainan dan kelengahan, dan (itu semua karena) kehidupan dunia telah memperdaya mereka.” (Allah swt. berfirman): “Maka, pada hari (Kiamat) ini, Kami melupakan mereka sebagaimana mereka melupakan pertemuan mereka dengan hari ini, dan (sebagaimana) mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami.”
HAMKA : (Yaitu) orang yang telah mengambil agama jadi kesia-siaan dan permainan dan mereka telah diperdayakan oleh kehidupan dunia. Maka pada hari ini, Kami lupakanlah mereka, sebagaimana mereka telah melupakan pertemuan hari mereka ini dan lantaran mereka telah tidak percaya kepada ayat-ayat Kami.
3. Tafsir

الَّذِينَ اتَّخَذُوا دِينَهُمْ لَهْوًا وَلَعِبًا وَغَرَّتْهُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا ۚ فَالْيَوْمَ نَنْسَاهُمْ كَمَا نَسُوا لِقَاءَ يَوْمِهِمْ هَٰذَا وَمَا كَانُوا بِآيَاتِنَا يَجْحَدُونَ

< 155 | 156 | 157 >