< 67 | Halaman 68 | 69 >

[3] Ali Imran : 141 (وَلِيُمَحِّصَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا وَيَمْحَقَ الْكَافِرِينَ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : (Pergiliran tersebut juga) agar Allah membersihkan orang-orang yang beriman (dari dosa mereka) dan membinasakan orang-orang kafir.
Prof. Quraish Shihab :

dan supaya Allah membersihkan orang-orang yang beriman dan membinasakan orang-orang kafir.

HAMKA :

Dan oleh karena Allah hendak menyaring orang-orang yang beriman dan hendak menyapu habis orang-orang yang kafir.

3. Tafsir

وَلِيُمَحِّصَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا وَيَمْحَقَ الْكَافِرِينَ

[3] Ali Imran : 142 (أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَعْلَمِ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Apakah kamu mengira akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad ) di antara kamu dan belum nyata pula orang-orang yang sabar.
Prof. Quraish Shihab :

Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal Allah belum mengetahui (dalam kenyataan) orang-orang yang berjihad di antara kamu, dan mengetahui (bersama itu pula) orang-orang yang sabar.

HAMKA :

Atau apakah kamu menyangka bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum dibuktikan Allah (siapa) orang-orang yang berjuang sungguh-sungguh dari antara kamu dan dibuktikan-Nya pula orang-orang yang sabar.

3. Tafsir

أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَعْلَمِ اللَّهُ الَّذِينَ جَاهَدُوا مِنْكُمْ وَيَعْلَمَ الصَّابِرِينَ

[3] Ali Imran : 143 (وَلَقَدْ كُنْتُمْ تَمَنَّوْنَ الْمَوْتَ مِنْ قَبْلِ أَنْ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Sungguh, kamu benar-benar mengharapkan mati (syahid) sebelum kamu menghadapinya (peperangan). Maka, (sekarang) kamu sungguh telah melihat (peperangan itu) dan menyaksikan (kematian).
Prof. Quraish Shihab :

Demi (Allah)! Sungguh, kamu mengharapkan kematian (mati syahid) sebelum kamu menghadapinya (peperangan itu); lalu sungguh kamu telah melihatnya, sedangkan kamu menyaksikan-(nya).

HAMKA :

Sesungguhnya kamu pernah mengharapharapkan mati sebelum kamu berhadapan dengan dia. Maka, sekarang, sesungguhnya telah kamu lihat dia dan kamu sedang memandanginya.

3. Tafsir

وَلَقَدْ كُنْتُمْ تَمَنَّوْنَ الْمَوْتَ مِنْ قَبْلِ أَنْ تَلْقَوْهُ فَقَدْ رَأَيْتُمُوهُ وَأَنْتُمْ تَنْظُرُونَ

[3] Ali Imran : 144 (وَمَا مُحَمَّدٌ إِلَّا رَسُولٌ قَدْ خَلَتْ مِنْ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : (Nabi) Muhammad hanyalah seorang rasul. Sebelumnya telah berlalu beberapa rasul. ) Apakah jika dia wafat atau dibunuh, kamu berbalik ke belakang (murtad)? Siapa yang berbalik ke belakang, maka ia tidak akan mendatangkan mudarat kepada Allah sedikit pun. Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.
Prof. Quraish Shihab :

Muhammad, tidak lain hanyalah seorang rasul. Telah berlalu sebelumnya beberapa rasul. Apakah jika dia wafat atau dibunuh, kamu berbalik ke belakang (murtad). Barang siapa berbalik ke belakang, maka dia tidak dapat mendatangkan mudharat kepada Allah sedikit pun; dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.

HAMKA :

Tidak lain Muhammad itu, hanyalah seorang Rasul dan telah lalu beberapa Rasul sebelumnya. Apakah apabila dia mati atau terbunuh, kamu akan berpaling di atas kedua tumit kamu? Barangsiapa yang berpaling atas kedua tumitnya, maka sekali-kali tidaklah dia akan membahayakan bagi Allah sedikit pun. Allah akan memberikan ganjaran bagi siapa-siapa yang bersyukur

3. Tafsir

وَمَا مُحَمَّدٌ إِلَّا رَسُولٌ قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِهِ الرُّسُلُ ۚ أَفَإِنْ مَاتَ أَوْ قُتِلَ انْقَلَبْتُمْ عَلَىٰ أَعْقَابِكُمْ ۚ وَمَنْ يَنْقَلِبْ عَلَىٰ عَقِبَيْهِ فَلَنْ يَضُرَّ اللَّهَ شَيْئًا ۗ وَسَيَجْزِي اللَّهُ الشَّاكِرِينَ

[3] Ali Imran : 145 (وَمَا كَانَ لِنَفْسٍ أَنْ تَمُوتَ إِلَّا بِإِذْنِ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Setiap yang bernyawa tidak akan mati, kecuali dengan izin Allah sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Siapa yang menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala (dunia) itu dan siapa yang menghendaki pahala akhirat, niscaya Kami berikan (pula) kepadanya pahala (akhirat) itu. Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.
Prof. Quraish Shihab :

Tidak ada satu jiwa pun akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Barang siapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya sebagian darinya (pahala dunia itu), dan barang siapa menghendaki pahala akhirat, Kami berikan (pula) kepadanya sebagian darinya (pahala akhirat). Dan Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur

HAMKA :

Tidak ada satu jiwa pun akan mati, melainkan dengan izin Allah. Suratan telah dijanjikan Barangsiapa yang menghendaki upah dunia, niscaya akan Kami berikan daripadanya dan barang-siapa yang menghendaki pahala akhirat, Kami berikan juga. Dan akan Kami beri pahala orang orang yang bersyukur.

3. Tafsir

وَمَا كَانَ لِنَفْسٍ أَنْ تَمُوتَ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ كِتَابًا مُؤَجَّلًا ۗ وَمَنْ يُرِدْ ثَوَابَ الدُّنْيَا نُؤْتِهِ مِنْهَا وَمَنْ يُرِدْ ثَوَابَ الْآخِرَةِ نُؤْتِهِ مِنْهَا ۚ وَسَنَجْزِي الشَّاكِرِينَ

[3] Ali Imran : 146 (وَكَأَيِّنْ مِنْ نَبِيٍّ قَاتَلَ مَعَهُ رِبِّيُّونَ كَثِيرٌ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Betapa banyak nabi yang berperang didampingi sejumlah besar dari pengikut(-nya) yang bertakwa. Mereka tidak (menjadi) lemah karena bencana yang menimpanya di jalan Allah, tidak patah semangat, dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Allah mencintai orang-orang yang sabar.
Prof. Quraish Shihab :

Dan berapa banyak nabi yang berperang bersama mereka, sejumlah besar dari pengikut-(nya) yang bertakwa. Mereka tidak menjadi lemah karena (bencana) yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak menyerah; dan Allah menyukai orang-orang yang sabar

HAMKA :

Berapa banyaklah Nabi, yang telah berperang bersama orang-orang yang bersandaran Tuhan; amat banyaknya. Tidaklah mereka merasa lemah lantaran musibah yang menimpa mereka pada jalan Allah, tidaklah mereka merasa lesu, dan tidaklah mereka pernah mundur. Sedang Allah adalah bersama-sama orang-orang yang sabar

3. Tafsir

وَكَأَيِّنْ مِنْ نَبِيٍّ قَاتَلَ مَعَهُ رِبِّيُّونَ كَثِيرٌ فَمَا وَهَنُوا لِمَا أَصَابَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَمَا ضَعُفُوا وَمَا اسْتَكَانُوا ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الصَّابِرِينَ

[3] Ali Imran : 147 (وَمَا كَانَ قَوْلَهُمْ إِلَّا أَنْ قَالُوا رَبَّنَا)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Tidak lain ucapan mereka kecuali doa, “Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebihan dalam urusan kami, ) tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.”
Prof. Quraish Shihab :

Tidak ada ucapan mereka selain ucapan (doa); “Tuhan Pemelihara kami, ampunilah dosa-dosa kami dan (tindakan-tindakan) kami yang berlebihan dalam urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami, dan menangkanlah kami atas kaum kafir.”

HAMKA :

Tidak lain ucapan mereka, selain, 'Ya Tuhan kami! Ampunilah kiranya dosa-dosa kami, pelanggaran-pelanggaran kami dalam hal-ihwal kami; tetapkanlah langkah kami dan tolonglah kami atas kaum yang kafir.’

3. Tafsir

وَمَا كَانَ قَوْلَهُمْ إِلَّا أَنْ قَالُوا رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَإِسْرَافَنَا فِي أَمْرِنَا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

[3] Ali Imran : 148 (فَآتَاهُمُ اللَّهُ ثَوَابَ الدُّنْيَا وَحُسْنَ ثَوَابِ الْآخِرَةِ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Maka, Allah menganugerahi mereka balasan (di) dunia ) dan pahala yang baik (di) akhirat. Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan.
Prof. Quraish Shihab :

Karena itu, Allah menganugerahi mereka pahala (di) dunia dan pahala yang baik (di) akhirat. Dan Allah menyukai orang-orang muhsin (orang yang selalu berbuat yang lebih baik)

HAMKA :

Maka Allah pun memberikan ganjaran dunia kepada mereka dan sebaik-baik ganjaran akhirat. Allah amat suka kepada orang-orang yang berbuat baik.

3. Tafsir

فَآتَاهُمُ اللَّهُ ثَوَابَ الدُّنْيَا وَحُسْنَ ثَوَابِ الْآخِرَةِ ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

< 67 | 68 | 69 >