Jilid : 9 Juz : 5 | An-Nisa : 77
An-Nisa 4 : 77
Mushaf Madinah | hal. 90 | Mushaf Kemenag RI

أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ قِيلَ لَهُمْ كُفُّوا أَيْدِيَكُمْ وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ فَلَمَّا كُتِبَ عَلَيْهِمُ الْقِتَالُ إِذَا فَرِيقٌ مِنْهُمْ يَخْشَوْنَ النَّاسَ كَخَشْيَةِ اللَّهِ أَوْ أَشَدَّ خَشْيَةً ۚ وَقَالُوا رَبَّنَا لِمَ كَتَبْتَ عَلَيْنَا الْقِتَالَ لَوْلَا أَخَّرْتَنَا إِلَىٰ أَجَلٍ قَرِيبٍ ۗ قُلْ مَتَاعُ الدُّنْيَا قَلِيلٌ وَالْآخِرَةُ خَيْرٌ لِمَنِ اتَّقَىٰ وَلَا تُظْلَمُونَ فَتِيلًا

Kemenag RI 2019: Tidakkah engkau memperhatikan orang-orang yang dikatakan kepada mereka, “Tahanlah tanganmu (dari berperang), tegakkanlah salat, dan tunaikanlah zakat!” Ketika mereka diwajibkan berperang, tiba-tiba segolongan mereka (munafik) takut kepada manusia (musuh) seperti ketakutan mereka kepada Allah, bahkan lebih takut daripada itu. Mereka berkata, “Wahai Tuhan kami, mengapa Engkau wajibkan berperang kepada kami? Mengapa tidak Engkau tangguhkan (kewajiban berperang) kepada kami beberapa waktu lagi?” Katakanlah, “Kesenangan di dunia ini hanyalah sedikit, sedangkan akhirat itu lebih baik bagi orang yang bertakwa dan kamu tidak akan dizalimi sedikit pun.”
Prof. Quraish Shihab: Tidakkah kamu memperhatikan orang-orang yang dikatakan kepada mereka: “Tahanlah tangan-tangan kamu (janganlah berperang karena belum tiba saatnya), laksanakanlah shalat dengan sempurna dan tunaikanlah zakat!” Tetapi, setelah diwajibkan kepada mereka perang, tiba-tiba segolongan dari mereka takut kepada manusia seperti ketakutan mereka kepada Allah, bahkan lebih dahsyat takutnya. Mereka berkata: “Tuhan Pemelihara kami, mengapa Engkau wajibkan kepada kami peperangan? Kiranya Engkau tangguhkan ke waktu yang dekat.” Katakanlah: “Kesenangan dunia (hanya) sedikit, dan akhirat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertakwa dan kamu tidak akan dianiaya sedikit pun.”
Prof. HAMKA: Tidakkah engkau lihat orang-orang yang pernah dikatakan kepada mereka, “Tahanlah tangan kamu dan dirikanlah shalat serta berikanlah zakat!” Namun ketika diperintahkan kepada mereka untuk berperang, tiba-tiba sebagian dari mereka takut kepada manusia sebagaimana mereka takut kepada Allah, bahkan lebih takut lagi. Mereka berkata, “Ya Tuhan kami! Mengapa diperintahkan kepada kami untuk berperang? Mengapa tidak Engkau biarkan kami hingga ajal kami tiba?” Katakanlah, “Kesenangan dunia itu sedikit, dan akhirat lebih baik bagi orang yang bertakwa, dan kamu tidak akan dianiaya sedikit pun.”

TAFSIR AL-MAHFUZH REFERENSI KITAB TAFSIR
...

أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ قِيلَ لَهُمْ كُفُّوا أَيْدِيَكُمْ

وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ

فَلَمَّا كُتِبَ عَلَيْهِمُ الْقِتَالُ

إِذَا فَرِيقٌ مِنْهُمْ يَخْشَوْنَ النَّاسَ كَخَشْيَةِ اللَّهِ أَوْ أَشَدَّ خَشْيَةً

وَقَالُوا رَبَّنَا لِمَ كَتَبْتَ عَلَيْنَا الْقِتَالَ

لَوْلَا أَخَّرْتَنَا إِلَىٰ أَجَلٍ قَرِيبٍ

قُلْ مَتَاعُ الدُّنْيَا قَلِيلٌ

وَالْآخِرَةُ خَيْرٌ لِمَنِ اتَّقَىٰ

وَلَا تُظْلَمُونَ فَتِيلًا

🔐