Kemenag RI 2019:Maka, jika Allah memulangkanmu (Nabi Muhammad) ke satu golongan dari mereka (orang-orang munafik), kemudian mereka meminta izin kepadamu untuk keluar (pergi berperang), katakanlah, “Kamu tidak boleh keluar bersamaku selama-lamanya dan tidak boleh memerangi musuh bersamaku. Sesungguhnya sejak semula kamu telah rida duduk (tidak berperang). Oleh karena itu, duduklah (tinggallah) bersama orang-orang yang tidak ikut (berperang).” Prof. Quraish Shihab:Maka, jika Allah mengembalikanmu (Nabi Muhammad saw.) kepada satu golongan dari mereka (yang tidak ikut berperang bersamamu), kemudian mereka meminta izin kepadamu untuk keluar (berperang pada peperangan yang lain), maka katakanlah: "Kamu sekali-kali tidak akan keluar bersamaku selama-lamanya dan sekali-kali tidak akan berperang bersamaku melawan satu musuh (pun). Sesungguhnya kamu rela duduk (tidak pergi berperang) pada kali yang pertama, karena itu duduklah bersama orang-orang yang tidak ikut (berperang)." Prof. HAMKA:Maka sekiranya Allah telah mengembalikan mereka kepada satu kelompok dari mereka, lalu mereka mohon izin kepada engkau untuk (turut) keluar. Maka hendaklah engkau katakan, “Sekali-kali kamu tidak akan (boleh) keluar bersama aku selama-lamanya, dan sekali-kali kamu tidak akan memerangi musuh selama-lamanya bersama aku, (karena) sesungguhnya kamu lebih suka tinggal pada permulaan kali. Maka tinggallah kamu (sekarang) bersama-sama orang yang tinggal.