< 141 | Halaman 142 | 143 >

[6] Al-Anam : 111 (وَلَوْ أَنَّنَا نَزَّلْنَا إِلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةَ وَكَلَّمَهُمُ الْمَوْتَىٰ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Seandainya Kami benar-benar menurunkan malaikat kepada mereka (sebagai saksi kebenaran Rasul), orang yang telah mati pun (Kami hidupkan kembali lalu) berbicara dengan mereka, dan Kami kumpulkan di hadapan mereka segala sesuatu (yang mereka inginkan), mereka tidak juga akan beriman, kecuali jika Allah menghendaki. Namun, kebanyakan mereka tidak mengetahui (hakikat ini).
Prof. Quraish Shihab : Dan jika seandainya Kami menurunkan para malaikat kepada mereka (kaum musyrik), dan orang-orang yang mati berbicara dengan mereka, dan Kami mengumpulkan segala sesuatu ke hadapan mereka, tentu mereka tidak (juga) akan beriman, kecuali jika Allah menghendaki (berdasarkan kecenderungan dan pilihan masing-masing), tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui (hakikat ini).
HAMKA : Dan walaupun Kami turunkan kepada mereka malaikat dan Kami percakapkan kepada mereka orang mati, dan Kami kumpulkan atas mereka segala sesuatu berhadapan, niscaya tidaklah mereka akan beriman kecuali bahwa Allah menghendaki. Tetapi, kebanyakan mereka tidak tahu.
3. Tafsir

وَلَوْ أَنَّنَا نَزَّلْنَا إِلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةَ وَكَلَّمَهُمُ الْمَوْتَىٰ وَحَشَرْنَا عَلَيْهِمْ كُلَّ شَيْءٍ قُبُلًا مَا كَانُوا لِيُؤْمِنُوا إِلَّا أَنْ يَشَاءَ اللَّهُ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ يَجْهَلُونَ

[6] Al-Anam : 112 (وَكَذَٰلِكَ جَعَلْنَا لِكُلِّ نَبِيٍّ عَدُوًّا شَيَاطِينَ الْإِنْسِ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Demikianlah (sebagaimana Kami menjadikan bagimu musuh) Kami telah menjadikan (pula) bagi setiap nabi musuh yang terdiri atas setan-setan (berupa) manusia dan jin. Sebagian mereka membisikkan kepada sebagian yang lain perkataan yang indah sebagai tipuan. Seandainya Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak akan melakukannya. Maka, tinggalkan mereka bersama apa yang mereka ada-adakan (kebohongan).
Prof. Quraish Shihab : Dan demikianlah (sebagaimana Kami jadikan setan dan manusia sebagai musuh bagimu wahai Nabi Muhammad saw.), Kami jadikan (pula) bagi setiap nabi musuh, yaitu setan-setan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin; sebagian mereka membisikkan kepada sebagian yang lain perkataan-perkataan yang indah untuk menipu. Dan jika seandainya Tuhan Pemeliharamu menghendaki, tentu mereka tidak mengerjakannya (tetapi permusuhan itu terjadi untuk menguji manusia), maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan.
HAMKA : Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap Nabi itu ada musuh, setan-setan manusia dan jin, membisikkan setengah mereka kepada yang setengah (lain)nya kata-kata yang lemak manis sebagai tipu daya. Dan, jika Tuhan engkau menghendaki tidaklah mereka berbuat begitu. Maka, biarkanlah mereka dengan apa yang mereka buat-buatkan itu.
3. Tafsir

وَكَذَٰلِكَ جَعَلْنَا لِكُلِّ نَبِيٍّ عَدُوًّا شَيَاطِينَ الْإِنْسِ وَالْجِنِّ يُوحِي بَعْضُهُمْ إِلَىٰ بَعْضٍ زُخْرُفَ الْقَوْلِ غُرُورًا ۚ وَلَوْ شَاءَ رَبُّكَ مَا فَعَلُوهُ ۖ فَذَرْهُمْ وَمَا يَفْتَرُونَ

[6] Al-Anam : 113 (وَلِتَصْغَىٰ إِلَيْهِ أَفْئِدَةُ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِالْآخِرَةِ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : (Setan-setan itu saling membisikkan perkataan yang indah juga) agar hati kecil orang-orang yang tidak beriman pada akhirat tertarik pada bisikan itu serta menyenanginya, dan agar mereka melakukan apa yang biasa mereka (setan-setan itu) lakukan.
Prof. Quraish Shihab : Dan supaya hati kecil orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat cenderung kepadanya (tipu daya dan bisikan halus setan), dan supaya mereka merasa senang kepadanya dan supaya mereka mengerjakan apa yang mereka (setan-setan) kerjakan.
HAMKA : Dan supaya tertarik kepadanya hati orang-orang yang tidak percaya kepada akhirat dan supaya mereka ridha kepadanya. Dan supaya mereka kerjakan keburukan apa yang hendak mereka kerjakan.
3. Tafsir

وَلِتَصْغَىٰ إِلَيْهِ أَفْئِدَةُ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِالْآخِرَةِ وَلِيَرْضَوْهُ وَلِيَقْتَرِفُوا مَا هُمْ مُقْتَرِفُونَ

[6] Al-Anam : 114 (أَفَغَيْرَ اللَّهِ أَبْتَغِي حَكَمًا وَهُوَ الَّذِي أَنْزَلَ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Maka, apakah (pantas) aku mencari selain Allah sebagai hakim, padahal Dialah yang menurunkan Kitab (Al-Qur’an) kepadamu (dengan penjelasan) secara terperinci? Orang-orang yang telah Kami anugerahi Kitab Suci mengetahui (bahwa) sesungguhnya (Al-Qur’an) itu diturunkan dari Tuhanmu dengan benar. Maka, janganlah sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu.
Prof. Quraish Shihab : (Katakanlah, wahai Nabi Muhammad saw.): “Maka, apakah selain Allah (yang patut) aku cari sebagai hakim, padahal Dia yang telah menurunkan al-Kitab (al-Qur’an) kepadamu dengan terperinci?” Dan orang-orang yang telah Kami anugerahkan kitab kepada mereka mengetahui bahwa al-Qur’an diturunkan dari Tuhan Pemeliharamu dengan haq (benar dan mengandung kebenaran). Maka, janganlah sekali-kali engkau termasuk orang-orang yang ragu.
HAMKA : Apakah yang selain Allah yang akan aku mintakan jadi hakim? Padahal, Dialah yang menurunkan kitab kepada kamu dengan terang. Sedang orang-orang yang telah Kami beri kitab itu pun tahu bahwasanya dia diturunkan dari Tuhan engkau dengan sebenarnya. Maka janganlah engkau sekali-kali termasuk orang-orang yang ragu-ragu.
3. Tafsir

أَفَغَيْرَ اللَّهِ أَبْتَغِي حَكَمًا وَهُوَ الَّذِي أَنْزَلَ إِلَيْكُمُ الْكِتَابَ مُفَصَّلًا ۚ وَالَّذِينَ آتَيْنَاهُمُ الْكِتَابَ يَعْلَمُونَ أَنَّهُ مُنَزَّلٌ مِنْ رَبِّكَ بِالْحَقِّ ۖ فَلَا تَكُونَنَّ مِنَ الْمُمْتَرِينَ

[6] Al-Anam : 115 (وَتَمَّتْ كَلِمَتُ رَبِّكَ صِدْقًا وَعَدْلًا لَا)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Telah sempurna kalimat Tuhanmu (Al-Qur’an) dengan (mengandung) kebenaran dan keadilan. Tidak ada (seorang pun) yang dapat mengubah kalimat-kalimat-Nya. Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
Prof. Quraish Shihab : Dan telah sempurnalah kalimat Tuhan Pemeliharamu (al-Qur’an) dalam keadaan benar dan adil. Tidak ada yang dapat mengubah kalimat-kalimat-Nya dan Dia-lah Yang Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui.
HAMKA : Dan telah sempurna kalimat Tuhan engkau, dalam keadaan benar dan adil. Sekali-kali, tidak ada pengganti dari kalimat-kalimat-Nya. Dan, Dia adalah Maha Mendengar lagi Mengetahui.
3. Tafsir

وَتَمَّتْ كَلِمَتُ رَبِّكَ صِدْقًا وَعَدْلًا ۚ لَا مُبَدِّلَ لِكَلِمَاتِهِ ۚ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

[6] Al-Anam : 116 (وَإِنْ تُطِعْ أَكْثَرَ مَنْ فِي الْأَرْضِ يُضِلُّوكَ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Jika engkau mengikuti (kemauan) kebanyakan orang (kafir) di bumi ini (dalam urusan agama), niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka hanya mengikuti persangkaan belaka dan mereka hanyalah membuat kebohongan.
Prof. Quraish Shihab : Dan jika engkau (Nabi Muhammad saw.) menuruti (saran dan cara hidup) kebanyakan (manusia) yang berada di bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti dugaan, dan mereka tidak lain hanyalah mengira-ngira.
HAMKA : Dan, jika engkau ikut kebanyakan orang di bumi ini, niscaya akan mereka sesatkan engkau daripada jalan Allah. Karena, tidak ada yang mereka ikuti kecuali sangka-sangka. Dan, tidaklah mereka kecuali berdusta.
3. Tafsir

وَإِنْ تُطِعْ أَكْثَرَ مَنْ فِي الْأَرْضِ يُضِلُّوكَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ ۚ إِنْ يَتَّبِعُونَ إِلَّا الظَّنَّ وَإِنْ هُمْ إِلَّا يَخْرُصُونَ

[6] Al-Anam : 117 (إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ مَنْ يَضِلُّ عَنْ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia (pula) yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.
Prof. Quraish Shihab : Sesungguhnya Tuhan Pemeliharamu, Dia-lah Yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Dia lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.
HAMKA : Sesungguhnya Tuhan engkau, Dialah Yang Lebih Tahu siapa yang sesat daripada jalan-Nya, dan Dialah yang Lebih Tahu siapa yang mendapat petunjuk.
3. Tafsir

إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ مَنْ يَضِلُّ عَنْ سَبِيلِهِ ۖ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ

[6] Al-Anam : 118 (فَكُلُوا مِمَّا ذُكِرَ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ إِنْ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Makanlah sebagian apa (daging hewan halal) yang (ketika disembelih) disebut nama Allah jika kamu beriman pada ayat-ayat-Nya.
Prof. Quraish Shihab : Maka, makanlah dari apa (binatang-binatang yang halal) yang disebut nama Allah atasnya (saat disembelih), jika kamu orang-orang mukmin pada ayat-ayat-Nya.
HAMKA : Maka, makanlah dari apa yang disembelih dengan menyebut nama Allah atasnya, jika memang kamu beriman pada ayat-ayat-Nya.
3. Tafsir

فَكُلُوا مِمَّا ذُكِرَ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ إِنْ كُنْتُمْ بِآيَاتِهِ مُؤْمِنِينَ

< 141 | 142 | 143 >