| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Mengapa kamu tidak mau memakan sesuatu (daging hewan) yang (ketika disembelih) disebut nama Allah. Padahal, Allah telah menjelaskan secara rinci kepadamu sesuatu yang Dia haramkan kepadamu, kecuali jika kamu dalam keadaan terpaksa. Sesungguhnya banyak yang menyesatkan (orang lain) dengan mengikuti hawa nafsunya tanpa dasar pengetahuan. Sesungguhnya Tuhanmu lebih mengetahui orang-orang yang melampaui batas. |
| Prof. Quraish Shihab : Dan mengapa kamu tidak mau makan apa (daging binatang) yang disebut nama Allah atasnya (saat disembelih), padahal sungguh Dia telah menjelaskan secara rinci kepada kamu apa yang diharamkan-Nya atas kamu, kecuali apa yang terpaksa kamu makan. Dan sesungguhnya banyak (manusia) benar-benar (sesat dan hendak) menyesatkan (orang lain) dengan hawa nafsu mereka tanpa pengetahuan. Sesungguhnya Tuhan Pemelihara kamu, Dia-lah yang lebih mengetahui orang-orang yang melampaui batas. |
| HAMKA : Mengapa kamu tidak akan memakan dari apa yang disebutkan nama Allah atasnya, padahal telah Dia jelaskan kepada kamu apa yang Dia haramkan atas kamu kecuali apa yang terpaksa kamu kepadanya. Dan, sesungguhnya kebanyakan (orang) telah menyesatkan dengan hawa nafsu mereka, dengan tidak pengetahuan. Dan, sesungguhnya Tuhan engkau, Dialah yang lebih mengetahui siapa orang-orang yang melanggar batas. |
| 3. Tafsir وَمَا لَكُمْ أَلَّا تَأْكُلُوا مِمَّا ذُكِرَ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ وَقَدْ فَصَّلَ لَكُمْ مَا حَرَّمَ عَلَيْكُمْ إِلَّا مَا اضْطُرِرْتُمْ إِلَيْهِ ۗ وَإِنَّ كَثِيرًا لَيُضِلُّونَ بِأَهْوَائِهِمْ بِغَيْرِ عِلْمٍ ۗ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِالْمُعْتَدِينَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Tinggalkanlah dosa yang terlihat dan yang tersembunyi. Sesungguhnya orang-orang yang mengerjakan (perbuatan) dosa kelak akan dibalas (dengan siksaan) karena apa yang mereka kerjakan. |
| Prof. Quraish Shihab : Dan tinggalkanlah dosa yang tampak dan yang tersembunyi. Sesungguhnya orang-orang yang selalu mengerjakan dosa, kelak diberi balasan (yang setimpal) dengan apa yang selalu mereka perbuat. |
| HAMKA : Dan jauhilah zahir dosa dan batinnya. Dan sesungguhnya orang-orang yang berbuat sesuatu dosa, akan dibalaslah dengan apa yang telah dikerjakan. |
| 3. Tafsir وَذَرُوا ظَاهِرَ الْإِثْمِ وَبَاطِنَهُ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَكْسِبُونَ الْإِثْمَ سَيُجْزَوْنَ بِمَا كَانُوا يَقْتَرِفُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Janganlah kamu memakan sesuatu dari (daging hewan) yang (ketika disembelih) tidak disebut nama Allah. Perbuatan itu benar-benar suatu kefasikan. Sesungguhnya setan benar-benar selalu membisiki kawan-kawannya ) agar mereka membantahmu. Jika kamu menuruti mereka, sesungguhnya kamu benar-benar musyrik. |
| Prof. Quraish Shihab : Dan janganlah kamu makan dari apa yang tidak disebut nama Allah atasnya (saat disembelih), dan sesungguhnya ia (memakan sembelihan itu) adalah benar-benar suatu kefasikan (keluar dari ketaatan kepada Allah swt.). Sesungguhnya setan-setan membisikkan kepada kawan-kawan mereka supaya mereka membantah kamu; dan jika kamu menuruti mereka, sesungguhnya kamu tentulah menjadi orang-orang musyrik. |
| HAMKA : Dan, janganlah kamu makan dari apa yang tidak disebutkan nama Allah atasnya, dan sesungguhnya itu adalah suatu kedurhakaan. Dan, sesungguhnya setan-setan itu membisikkan kepada pengikut-pengikut mereka, supaya mereka membantah kamu. Dan, jika kamu menuruti mereka, sesungguhnya musyriklah kamu. |
| 3. Tafsir وَلَا تَأْكُلُوا مِمَّا لَمْ يُذْكَرِ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ وَإِنَّهُ لَفِسْقٌ ۗ وَإِنَّ الشَّيَاطِينَ لَيُوحُونَ إِلَىٰ أَوْلِيَائِهِمْ لِيُجَادِلُوكُمْ ۖ وَإِنْ أَطَعْتُمُوهُمْ إِنَّكُمْ لَمُشْرِكُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Apakah orang yang sudah mati lalu Kami hidupkan dan beri dia cahaya yang membuatnya dapat berjalan di tengah-tengah orang banyak, seperti orang yang berada dalam kegelapan sehingga dia tidak dapat keluar dari sana? Demikianlah, dijadikan terasa indah bagi orang-orang kafir apa yang mereka kerjakan. |
| Prof. Quraish Shihab : Apakah orang yang (sudah) mati (jiwanya dan tenggelam dalam gelapnya kekufuran) kemudian dia Kami hidupkan (dengan iman dan takwa) dan Kami jadikan untuknya cahaya (Islam yang terang), yang dengannya (cahaya itu) dia dapat berjalan di tengah-tengah (masyarakat) manusia; serupa dengan (keadaan) orang yang berada dalam aneka kegelapan yang dia tidak dapat keluar darinya? Demikianlah dijadikan indah (oleh setan) bagi orang-orang kafir apa yang mereka kerjakan. |
| HAMKA : Dan apakah orang yang telah mati lalu Kami hidupkan dia dan Kami jadikan baginya cahaya, yang berjalan dia dengan (cahaya) itu di antara manusia, akan sama seperti orang yang dalam kegelapan, yang tidak ada jalan keluar daripadanya? Demikian itulah, telah dihiasi bagi orang-orang yang kafir itu apa-apa yang telah mereka kerjakan. |
| 3. Tafsir أَوَمَنْ كَانَ مَيْتًا فَأَحْيَيْنَاهُ وَجَعَلْنَا لَهُ نُورًا يَمْشِي بِهِ فِي النَّاسِ كَمَنْ مَثَلُهُ فِي الظُّلُمَاتِ لَيْسَ بِخَارِجٍ مِنْهَا ۚ كَذَٰلِكَ زُيِّنَ لِلْكَافِرِينَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Demikian pula pada setiap negeri Kami jadikan orang-orang jahatnya ) sebagai pembesar agar melakukan tipu daya di sana. Padahal, mereka hanya menipu diri sendiri tanpa menyadarinya. |
| Prof. Quraish Shihab : Dan demikianlah Kami jadikan pada setiap negeri para pemimpin pendurhakanya, supaya mereka melakukan tipu daya di dalamnya. Dan mereka tidak memperdaya melainkan diri mereka (sendiri), sedangkan mereka tidak menyadari. |
| HAMKA : Dan demikianlah, telah Kami jadikan pada tiap-tiap negeri beberapa orang-orang besar jadi pendurhaka supaya mereka menipu daya di dalamnya. Padahal, tidaklah mereka menipu daya melainkan kepada diri mereka sendiri, namun mereka tidaklah sadar. |
| 3. Tafsir وَكَذَٰلِكَ جَعَلْنَا فِي كُلِّ قَرْيَةٍ أَكَابِرَ مُجْرِمِيهَا لِيَمْكُرُوا فِيهَا ۖ وَمَا يَمْكُرُونَ إِلَّا بِأَنْفُسِهِمْ وَمَا يَشْعُرُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Apabila datang suatu ayat kepada mereka, mereka berkata, “Kami tidak akan beriman hingga diberikan kepada kami (sesuatu) seperti apa yang diberikan kepada rasul-rasul Allah.” Allah lebih mengetahui di mana Dia menempatkan tugas kerasulan-Nya. Orang-orang yang berdosa nanti akan ditimpa kehinaan di sisi Allah dan azab yang keras karena tipu daya yang mereka lakukan. |
| Prof. Quraish Shihab : Dan apabila datang suatu ayat (bukti yang jelas) kepada mereka, mereka berkata: “Kami sekali-kali tidak akan beriman, sampai diberikan kepada kami yang serupa dengan apa yang telah diberikan kepada para utusan Allah.” Allah lebih mengetahui di mana Dia menempatkan (tugas) kerasulan-Nya. Orang-orang yang berdosa, kelak ditimpa kehinaan di sisi Allah dan azab yang sangat keras disebabkan mereka selalu membuat tipu daya. |
| HAMKA : Dan apabila datang kepada mereka suatu ayat, mereka berkata, “Sekali-kali, kami tidak akan percaya sehingga didatangkan seumpama apa yang didatangkan kepada rasul-rasul Allah.” Tetapi, Allah-lah yang lebih mengetahui kira-kira di mana yang patut Dia menjadikan risalah-Nya. Akan mengenailah kepada orang-orang yang berdosa itu suatu kehinaan dari sisi Allah dan siksaan yang sangat, lantaran apa yang mereka tipu dayakan itu. |
| 3. Tafsir وَإِذَا جَاءَتْهُمْ آيَةٌ قَالُوا لَنْ نُؤْمِنَ حَتَّىٰ نُؤْتَىٰ مِثْلَ مَا أُوتِيَ رُسُلُ اللَّهِ ۘ اللَّهُ أَعْلَمُ حَيْثُ يَجْعَلُ رِسَالَتَهُ ۗ سَيُصِيبُ الَّذِينَ أَجْرَمُوا صَغَارٌ عِنْدَ اللَّهِ وَعَذَابٌ شَدِيدٌ بِمَا كَانُوا يَمْكُرُونَ |