| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Itulah Allah Tuhanmu. Tidak ada tuhan selain Dia, pencipta segala sesuatu. Maka, sembahlah Dia. Dialah pemelihara segala sesuatu. |
| Prof. Quraish Shihab : Demikianlah Allah, Tuhan Pemelihara kamu; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Pencipta segala sesuatu. Maka sembahlah Dia. Dan Dia adalah Pemelihara segala sesuatu. |
| HAMKA : Demikian itulah Allah, Tuhan kamu. Tidak ada tuhan melainkan Dia. Yang menjadikan tiap sesuatu maka sembahlah Dia dan Dia atas tiap-tiap sesuatu adalah Pemelihara. |
| 3. Tafsir ذَٰلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ ۖ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ خَالِقُ كُلِّ شَيْءٍ فَاعْبُدُوهُ ۚ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ وَكِيلٌ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Dia tidak dapat dijangkau oleh penglihatan mata, sedangkan Dia dapat menjangkau segala penglihatan itu. Dialah Yang Maha Halus lagi Maha Teliti. |
| Prof. Quraish Shihab : Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedangkan Dia dapat melihat segala penglihatan. Dialah Yang Mahahalus, Maha Teliti. |
| HAMKA : Tidaklah mencapai akan Dia pemandangan tetapi Dia mencapai pemandangan pemandang an itu. Dan Dia adalah Amat Halus lagi Amat Tahu. |
| 3. Tafsir لَا تُدْرِكُهُ الْأَبْصَارُ وَهُوَ يُدْرِكُ الْأَبْصَارَ ۖ وَهُوَ اللَّطِيفُ الْخَبِيرُ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Sungguh, telah datang kepadamu bukti-bukti yang nyata dari Tuhanmu. Siapa yang melihat (bukti-bukti itu), ) maka (manfaatnya) bagi dirinya sendiri dan siapa yang buta (tidak melihat bukti-bukti itu), maka (akibat buruknya) bagi dirinya sendiri, sedangkan aku (Nabi Muhammad) bukanlah pengawas(-mu). |
| Prof. Quraish Shihab : Katakanlah (Nabi Muhammad saw.): “Sungguh, telah datang kepadamu bukti-bukti yang nyata dari Tuhanmu. Maka barang siapa melihat (dengan mata hatinya), maka (manfaatnya) untuk dirinya sendiri. Dan barang siapa buta (tidak melihat kebenaran), maka (kerugiannya) atas dirinya sendiri. Dan aku tidaklah menjadi pemelihara (pengawas)mu.” |
| HAMKA : Sesungguhnya telah datang kepada kamu beberapa pandangan dari Tuhan kamu. Barangsiapa yang telah memandang maka itu adalah untuk dirinya dan barangsiapa yang membuta, itu pun untuk celaka untuk dirinya juga dan bukanlah aku penjagaz atas kamu. |
| 3. Tafsir قَدْ جَاءَكُمْ بَصَائِرُ مِنْ رَبِّكُمْ ۖ فَمَنْ أَبْصَرَ فَلِنَفْسِهِ ۖ وَمَنْ عَمِيَ فَعَلَيْهَا ۚ وَمَا أَنَا عَلَيْكُمْ بِحَفِيظٍ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Demikianlah Kami menjelaskan berulang-ulang ayat-ayat Kami (agar orang-orang beriman mengambil pelajaran darinya) dan agar mereka (orang-orang musyrik) mengatakan, “Engkau telah mempelajari (ayat-ayat itu dari Ahlulkitab),” dan agar Kami menjelaskannya (Al-Qur’an) kepada kaum yang mengetahui. |
| Prof. Quraish Shihab : Demikianlah Kami berulang kali menjelaskan ayat-ayat Kami, agar mereka (orang-orang musyrik) berkata: “Engkau (Muhammad) telah mempelajari (ayat-ayat itu dari ahli kitab),” dan agar Kami menjelaskannya (al-Qur’an) kepada kaum yang mengetahui. |
| HAMKA : Dan seperti demikianlah, Kami telah memperpaling-palingkan ayat-ayat, tetapi akhirnya mereka berkata, "Engkau telah membaca!" Dan untuk Kami menerangkannya kepada kaum yang hendak tahu. |
| 3. Tafsir وَكَذَٰلِكَ نُصَرِّفُ الْآيَاتِ وَلِيَقُولُوا دَرَسْتَ وَلِنُبَيِّنَهُ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Ikutilah apa (Al-Qur’an) yang telah diwahyukan kepadamu (Nabi Muhammad) dari tuhanmu. Tidak ada tuhan selain Dia. Berpalinglah pula dari orang-orang musyrik. |
| Prof. Quraish Shihab : Ikutilah apa yang telah diwahyukan kepadamu (Nabi Muhammad saw.) dari Tuhanmu; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia; dan berpalinglah dari orang-orang musyrik. |
| HAMKA : Ikutilah apa yang telah diwahyukan kepada engkau daripada Tuhan engkau. Tidak ada Tuhan melainkan Dia dan berpalinglah dari orang-orang yang mempersekutukan itu. |
| 3. Tafsir اتَّبِعْ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنْ رَبِّكَ ۖ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ وَأَعْرِضْ عَنِ الْمُشْرِكِينَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Sekiranya Allah menghendaki, niscaya mereka tidak mempersekutukan(-Nya). Kami tidak menjadikan engkau pengawas mereka dan engkau bukan pula penanggung jawab mereka. |
| Prof. Quraish Shihab : Dan sekiranya Allah menghendaki, niscaya mereka tidak mempersekutukan-Nya. Dan Kami tidak menjadikan engkau (Nabi Muhammad saw.) sebagai pemelihara bagi mereka, dan engkau bukanlah pula seorang pengawas atas mereka. |
| HAMKA : Dan jikalau Allah menghendaki, tidaklah mereka akan mempersekutukan. Dan tidaklah Kami jadikan engkau menjadi penjagaza atas mereka dan tidaklah engkau atas mereka menjadi pengurus. |
| 3. Tafsir وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ مَا أَشْرَكُوا ۗ وَمَا جَعَلْنَاكَ عَلَيْهِمْ حَفِيظًا ۖ وَمَا أَنْتَ عَلَيْهِمْ بِوَكِيلٍ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Janganlah kamu memaki (sesembahan) yang mereka sembah selain Allah karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa (dasar) pengetahuan. Demikianlah, Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan merekalah tempat kembali mereka, lalu Dia akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. |
| Prof. Quraish Shihab : Dan janganlah kamu (wahai kaum Muslimin) memaki sembahan-sembahan yang mereka seru selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan indah bagi setiap umat perbuatan mereka. Kemudian kepada Tuhanlah tempat kembali mereka, lalu Dia akan memberitahukan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan. |
| HAMKA : Dan janganlah kamu maki apa yang mereka seru selain Allah karena mereka akan memaki Allah (pula) dengan sebab tak ada ilmu. Seperti demikianlah, telah Kami hiasi bagi tiap-tiap umat akan amalan mereka kemudian itu kepada Tuhan merekalah mereka mengembalikan mereka. Maka, Dia akan menerangkan kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan itu. |
| 3. Tafsir وَلَا تَسُبُّوا الَّذِينَ يَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ فَيَسُبُّوا اللَّهَ عَدْوًا بِغَيْرِ عِلْمٍ ۗ كَذَٰلِكَ زَيَّنَّا لِكُلِّ أُمَّةٍ عَمَلَهُمْ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّهِمْ مَرْجِعُهُمْ فَيُنَبِّئُهُمْ بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Mereka bersumpah dengan (nama) Allah dengan sebenar-benarnya sumpah (bahwa) sungguh jika datang suatu bukti (mukjizat) kepada mereka, pastilah mereka akan beriman kepadanya. Katakanlah, “Sesungguhnya bukti-bukti itu hanya ada pada sisi Allah.” Kamu tidak akan mengira bahwa jika bukti (mukjizat) itu datang, mereka tidak juga akan beriman. ) |
| Prof. Quraish Shihab : Mereka (kaum musyrik) bersumpah dengan sungguh-sungguh menggunakan (nama) Allah, bahwa sesungguhnya jika datang kepada mereka suatu mukjizat, pastilah mereka akan beriman kepadanya. Katakanlah (Nabi Muhammad saw.): “Sesungguhnya mukjizat-mukjizat itu hanya ada pada sisi Allah.” Dan apakah yang memberitahumu bahwa apabila mukjizat datang, mereka (juga tetap) tidak akan beriman? |
| HAMKA : Dan bersumpahlah mereka dengan nama Allah, sebenar-benar persumpahan jika datang kepada mereka suatu ayat, sungguh-sungguh mereka akan beriman! Katakanlah, "Ayat-ayat itu tidaklah ada hanya pada sisi Allah!" Dan kalaupun diwariyatkan kepada kamu bahwasanya ayat ayat itu apabila datang, mereka tidak juga akan beriman. |
| 3. Tafsir وَأَقْسَمُوا بِاللَّهِ جَهْدَ أَيْمَانِهِمْ لَئِنْ جَاءَتْهُمْ آيَةٌ لَيُؤْمِنُنَّ بِهَا ۚ قُلْ إِنَّمَا الْآيَاتُ عِنْدَ اللَّهِ ۖ وَمَا يُشْعِرُكُمْ أَنَّهَا إِذَا جَاءَتْ لَا يُؤْمِنُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : (Kamu pun tidak akan mengira bahwa) Kami akan memalingkan hati dan penglihatan mereka seperti pertama kali mereka tidak beriman kepadanya (Al-Qur’an) serta Kami membiarkan mereka bingung dalam kesesatan. |
| Prof. Quraish Shihab : Dan Kami palingkan hati mereka dan penglihatan mereka, sebagaimana mereka tidak beriman kepadanya (al-Qur’an) pada permulaannya, dan Kami biarkan mereka dalam kedurhakaan mereka, terombang-ambing. |
| HAMKA : Dan akan Kami perpaling-palingkan hati mereka dan pandangan-pandangan mereka, sebagaimana mereka tidak beriman sejak pertama kali. "Dan Kami biarkan mereka di dalam kesesatan itu pada kebingungan. |
| 3. Tafsir وَنُقَلِّبُ أَفْئِدَتَهُمْ وَأَبْصَارَهُمْ كَمَا لَمْ يُؤْمِنُوا بِهِ أَوَّلَ مَرَّةٍ وَنَذَرُهُمْ فِي طُغْيَانِهِمْ يَعْمَهُونَ |