Jilid : 17 Juz : 9 | Al-A'raf : 148
Al-A'raf 7 : 148
Mushaf Kemenag RI hal. 168

وَاتَّخَذَ قَوْمُ مُوسَىٰ مِنْ بَعْدِهِ مِنْ حُلِيِّهِمْ عِجْلًا جَسَدًا لَهُ خُوَارٌ ۚ أَلَمْ يَرَوْا أَنَّهُ لَا يُكَلِّمُهُمْ وَلَا يَهْدِيهِمْ سَبِيلًا ۘ اتَّخَذُوهُ وَكَانُوا ظَالِمِينَ

Kemenag RI 2019: Kaum Musa, setelah kepergian (Musa ke Gunung Sinai), membuat (sembahan berupa) patung anak sapi yang bertubuh dan dapat melenguh (bersuara) ) dari perhiasan emas mereka. Apakah mereka tidak mengetahui bahwa (patung) anak sapi itu tidak dapat berbicara dengan mereka dan tidak dapat (pula) menunjukkan jalan (kebaikan) kepada mereka? (Bahkan,) mereka menjadikannya (sebagai sembahan). Mereka adalah orang-orang zalim.
Prof. Quraish Shihab: Dan kaum Musa, sesudah (kepergian)-nya (ke gunung Thur untuk bermunajat kepada Allah swt.), membuat dari perhiasan- perhiasan mereka (patung) anak sapi yang bertubuh dan bersuara. Tidakkah mereka melihat bahwa ia (patung anak sapi itu) tidak dapat berbicara kepada mereka dan tidak dapat menunjukkan jalan kepada mereka? Mereka menjadikannya (sesembahan) dan mereka adalah orang-orang zalim.
Prof. HAMKA: Dan, telah mengambil kaum Musa sesudah dia, dari perhiasan mereka seekor anak sapi bertubuh yang memiliki suara. Apakah tidak mereka perhatikan bahwasanya dia tidak bisa bercakap dengan mereka dan tidak (bisa) menunjuki mereka jalan? Mereka mengambilnya (sebagai berhala); dan mereka itu adalah orang-orang yang zalim.

TAFSIR AL-MAHFUZH REFERENSI KITAB TAFSIR
...

وَاتَّخَذَ قَوْمُ مُوسَىٰ

مِنْ بَعْدِهِ مِنْ حُلِيِّهِمْ

عِجْلًا جَسَدًا لَهُ خُوَارٌ

أَلَمْ يَرَوْا أَنَّهُ لَا يُكَلِّمُهُمْ

وَلَا يَهْدِيهِمْ سَبِيلًا

اتَّخَذُوهُ وَكَانُوا ظَالِمِينَ

🔐