| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Sungguh, Kami benar-benar telah menciptakan banyak dari kalangan jin dan manusia untuk (masuk neraka) Jahanam (karena kesesatan mereka). Mereka memiliki hati yang tidak mereka pergunakan untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan memiliki mata yang tidak mereka pergunakan untuk melihat (ayat-ayat Allah), serta memiliki telinga yang tidak mereka pergunakan untuk mendengarkan (ayat-ayat Allah). Mereka seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lengah. |
| Prof. Quraish Shihab : Dan demi (keagungan dan kekuasaan Kami)! Sungguh, Kami telah menciptakan untuk (isi neraka) Jahannam banyak dari jin dan manusia (karena kesesatan mereka); mereka mempunyai hati, (tetapi) mereka tidak mempergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah swt.), dan mereka mempunyai mata, (tetapi) mereka tidak mempergunakannya (untuk melihat tanda-tanda kekuasaan Allah swt.), dan mereka mempunyai telinga, (tetapi) mereka tidak mempergunakannya (untuk mendengar petunjuk-petunjuk Allah swt.). Mereka itu seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat. Mereka itulah orang-orang yang lalai. |
| HAMKA : Dan, sesungguhnya telah Kami sediakan untuk neraka Jahannam beberapa banyak dari jin dan manusia. Pada mereka ada hati, (tetapi) mereka tidak mau memperhatikan dengan dia. Dan, pada mereka ada mata, (tetapi mereka tidak mau melihat dengan dia. Dan, pada mereka ada telinga, (tetapi) mereka tidak mau mendengarkan dengan dia. Itulah orang-orang yang seperti binatang ternak, bahkan mereka itu lebih sesat. Mereka itu adalah orang-orang yang lalai. |
| 3. Tafsir وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيرًا مِنَ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ ۖ لَهُمْ قُلُوبٌ لَا يَفْقَهُونَ بِهَا وَلَهُمْ أَعْيُنٌ لَا يُبْصِرُونَ بِهَا وَلَهُمْ آذَانٌ لَا يَسْمَعُونَ بِهَا ۚ أُولَٰئِكَ كَالْأَنْعَامِ بَلْ هُمْ أَضَلُّ ۚ أُولَٰئِكَ هُمُ الْغَافِلُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Allah memiliki Asmaulhusna (nama-nama yang terbaik). Maka, bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut (Asmaulhusna) itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan nama-nama-Nya. ) Mereka kelak akan mendapat balasan atas apa yang telah mereka kerjakan. |
| Prof. Quraish Shihab : Dan (hanya) milik Allah al-Asma al-Husna (nama-nama Allah swt. yang terbaik dan sempurna), maka bermohonlah kepada-Nya dengan (menyebut salah satu dari al-Asma’ al-Husna) itu. Dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang (dari kebenaran) dalam (menyebut) nama-nama-Nya (atau menyandangkan sesuatu yang tidak layak bagi Zat Allah Yang Maha Agung), kelak mereka dibalas (disebabkan oleh) apa yang telah mereka kerjakan. |
| HAMKA : Dan, bagi Allah-lah nama-nama yang baik; sebab itu serulah akan Dia dengan nama-nama itu dan biarkanlah orang-orang yang tidak percaya kepada nama-nama-Nya itu. Mereka akan diganjari atas apa-apa yang telah mereka kerjakan. |
| 3. Tafsir وَلِلَّهِ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ فَادْعُوهُ بِهَا ۖ وَذَرُوا الَّذِينَ يُلْحِدُونَ فِي أَسْمَائِهِ ۚ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Di antara orang-orang yang telah Kami ciptakan ada umat yang memberi petunjuk dengan (dasar) kebenaran dan dengan itu (pula) mereka berlaku adil. |
| Prof. Quraish Shihab : Dan di antara siapa yang Kami ciptakan, ada umat yang memberi petunjuk dengan (cara dan tujuan yang) haq (benar), dan dengannya mereka (selalu) berlaku adil. |
| HAMKA : Dan, di antara yang telah Kami jadikan itu, ada umat yang memberi petunjuk dengan kebenaran dan dengan dia mereka berlaku adil. |
| 3. Tafsir وَمِمَّنْ خَلَقْنَا أُمَّةٌ يَهْدُونَ بِالْحَقِّ وَبِهِ يَعْدِلُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami akan Kami biarkan mereka berangsur-angsur (menuju kebinasaan) dari arah yang tidak mereka ketahui. ) |
| Prof. Quraish Shihab : Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, kelak Kami menarik mereka berangsur-angsur (menuju kebinasaan) dengan cara yang tidak mereka ketahui. |
| HAMKA : Dan, orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, akan Kami lalaikan langkahan mereka dari jurusan yang mereka sendiri tidak tahu. |
| 3. Tafsir وَالَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا سَنَسْتَدْرِجُهُمْ مِنْ حَيْثُ لَا يَعْلَمُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Aku memberi tenggang waktu kepada mereka. Sesungguhnya rencana-Ku sangat teguh. |
| Prof. Quraish Shihab : Dan Aku menangguhkan (siksa) bagi mereka (dengan menganugerahkan kenikmatan yang menjadikan mereka lupa daratan). Sesungguhnya rencana-Ku sangat teguh. |
| HAMKA : Dan, Aku ulur waktu untuk mereka; sesungguhnya pembalasan-Ku sangat teguh. |
| 3. Tafsir وَأُمْلِي لَهُمْ ۚ إِنَّ كَيْدِي مَتِينٌ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Apakah mereka tidak merenungkan bahwa teman mereka (Nabi Muhammad) tidak gila sedikit pun? Dia hanyalah seorang pemberi peringatan yang jelas. |
| Prof. Quraish Shihab : Apakah mereka (yang mendustakan ayat-ayat Allah swt. dan ditangguhkan siksa atas mereka itu) lengah dan tidak memikirkan bahwa teman mereka (Nabi Muhammad saw.) tidak mempunyai sedikit pun kegilaan. Dia tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan, lagi pemberi penjelasan. |
| HAMKA : Apakah mereka tidak mau memikirkan; tidaklah teman mereka itu seorang dari yang gila. Lain tidak dia itu hanyalah seorang pemberi ancaman yang nyata. |
| 3. Tafsir أَوَلَمْ يَتَفَكَّرُوا ۗ مَا بِصَاحِبِهِمْ مِنْ جِنَّةٍ ۚ إِنْ هُوَ إِلَّا نَذِيرٌ مُبِينٌ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Apakah mereka tidak memperhatikan kerajaan langit dan bumi dan segala apa yang Allah ciptakan dan kemungkinan telah makin dekatnya waktu (kebinasaan) mereka? Lalu, berita mana lagi setelah ini yang akan mereka percayai? |
| Prof. Quraish Shihab : Apakah mereka tidak memperhatikan kerajaan langit dan bumi dan apa yang diciptakan Allah dari segala sesuatu, dan bahwa boleh jadi telah semakin dekat ajal mereka? Maka, kepada berita manakah (lagi) sesudahnya yang mereka akan percaya? |
| HAMKA : Apakah mereka tidak memandang kepada kerajaan semua langit dan bumi, dan apa-apa yang telah dijadikan Allah dari sesuatu dan bahwa boleh jadi telah dekat ajal mereka? Maka kepada perkataan yang manakah lagi sesudah itu, mereka hendak percaya. |
| 3. Tafsir أَوَلَمْ يَنْظُرُوا فِي مَلَكُوتِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا خَلَقَ اللَّهُ مِنْ شَيْءٍ وَأَنْ عَسَىٰ أَنْ يَكُونَ قَدِ اقْتَرَبَ أَجَلُهُمْ ۖ فَبِأَيِّ حَدِيثٍ بَعْدَهُ يُؤْمِنُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Siapa saja yang Allah sesatkan, tidak ada yang mampu memberinya petunjuk dan Dia akan membiarkannya terombang-ambing dalam kesesatan. ) |
| Prof. Quraish Shihab : Barang siapa yang Allah menyesatkannya (karena kecenderungan hatinya untuk sesat), maka baginya tidak ada lagi pemberi petunjuk. Dan Dia membiarkan mereka berrombang-ambing dalam kesesatan mereka. |
| HAMKA : Barangsiapa yang disesatkan oleh Allah maka tidaklah ada baginya pemberi petunjuk; dan Dia akan membiarkan mereka dalam kesesatan itu, jadi kebingungan. |
| 3. Tafsir مَنْ يُضْلِلِ اللَّهُ فَلَا هَادِيَ لَهُ ۚ وَيَذَرُهُمْ فِي طُغْيَانِهِمْ يَعْمَهُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Mereka menanyakan kepadamu (Nabi Muhammad) tentang kiamat, “Kapan terjadi?” Katakanlah, “Sesungguhnya pengetahuan tentangnya hanya ada pada Tuhanku. Tidak ada (seorang pun) yang dapat menjelaskan waktu terjadinya selain Dia. (Kiamat) itu sangat berat (huru-haranya bagi makhluk yang) di langit dan di bumi. Ia tidak akan datang kepadamu kecuali secara tiba-tiba.” Mereka bertanya kepadamu seakan-akan engkau mengetahuinya. Katakanlah (Nabi Muhammad), “Sesungguhnya pengetahuan tentangnya hanya ada pada Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” |
| Prof. Quraish Shihab : Mereka bertanya kepadamu (Nabi Muhammad saw.) tentang Kiamat: “Kapankah terjadinya?” Katakanlah (Nabi Muhammad saw.): “Sesungguhnya pengetahuan tentang Kiamat hanya pada sisi Tuhan Pemeliharaku, tidak ada yang dapat menjelaskannya. Kiamat itu sangat berat bagi makhluk yang ada di langit dan di bumi, dan tidak akan datang kepada kalian kecuali secara tiba-tiba.” Mereka bertanya seolah-olah engkau mengetahuinya. Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan rentang waktu Kiamat hanya di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahuinya.” |
| HAMKA : Mereka bertanya kepada engkau perihal Sa‘ah, bilakah datangnya. Katakanlah, “Pengetahuan tentangnya adalah di sisi Tuhanku. Tidak ada yang bisa menampakkannya pada waktunya melainkan Dia. Beratlah urusan itu di langit dan di bumi. Dia tidak akan datang kepada kamu, kecuali dengan tiba-tiba.” Mereka akan, bertanya kepada engkau seolah-olah engkau lebih dekat perihal itu. Katakanlah, “Namun ilmunya hanyalah di sisi Allah. Akan tetapi, kebanyakan manusia tidaklah mengetahui.” |
| 3. Tafsir يَسْأَلُونَكَ عَنِ السَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَاهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ رَبِّي ۖ لَا يُجَلِّيهَا لِوَقْتِهَا إِلَّا هُوَ ۚ ثَقُلَتْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ لَا تَأْتِيكُمْ إِلَّا بَغْتَةً ۗ يَسْأَلُونَكَ كَأَنَّكَ حَفِيٌّ عَنْهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ اللَّهِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ |