| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Peliharalah semua salat (fardu) dan salat Wus??. ) Berdirilah karena Allah (dalam salat) dengan khusyuk. |
| Prof. Quraish Shihab : Saling peliharalah (dengan sungguh-sungguh) segala shalat dan (demikian juga) shalat wusthd (pertengahan).?? Laksanakanlah (shalat itu secara sempurna, lagi berkesinambungan dan) khusyuk karena Allah. |
| HAMKA : Peliharalah olehmu dengan sungguhsungguh shalat-shalat itu dan shalat yang paling tengah, dan berdirilah kamu karena Allah dengan khusyu. |
| 3. Tafsir حَافِظُوا عَلَى الصَّلَوَاتِ وَالصَّلَاةِ الْوُسْطَىٰ وَقُومُوا لِلَّهِ قَانِتِينَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Jika kamu berada dalam keadaan takut, salatlah dengan berjalan kaki atau berkendaraan. Lalu, apabila kamu telah aman, ingatlah Allah (salatlah) sebagaimana Dia telah mengajarkan kepadamu apa yang tidak kamu ketahui. |
| Prof. Quraish Shihab : Maka, jika kamu dalam keadaan takut (bahaya), maka (shalatlah) sambil berjalan atau berkendaraan. Kemudian apabila kamu telah aman, maka sebutlah Allah (shalatlah), sebab Dia telah mengajarkan kepada kamu apa yang belum kamu ketahui. |
| HAMKA : Tetapi jika kamu dalam ketakutan maka (kerjakanlah) dengan berjalan atau berkendaraan. Akan tetapi, apabila telah aman kamu maka sebutlah nama Allah sebagaimana yang telah Dia ajarkan kepada kamu, perkara yang (dahulunya) kamu tidak tahu. |
| 3. Tafsir فَإِنْ خِفْتُمْ فَرِجَالًا أَوْ رُكْبَانًا ۖ فَإِذَا أَمِنْتُمْ فَاذْكُرُوا اللَّهَ كَمَا عَلَّمَكُمْ مَا لَمْ تَكُونُوا تَعْلَمُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Orang-orang yang akan mati di antara kamu dan meninggalkan istri-istri hendaklah membuat wasiat untuk istri-istrinya, (yaitu) nafkah sampai setahun tanpa mengeluarkannya (dari rumah). Akan tetapi, jika mereka keluar (sendiri), tidak ada dosa bagimu mengenai hal-hal yang patut yang mereka lakukan terhadap diri mereka sendiri. Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. |
| Prof. Quraish Shihab : Orang-orang yang (merasa akan) disempurnakan (usianya di dunia) di antara kamu dan meninggalkan istri-istri, hendaklah berwasiat untuk istri-istrinya, (yaitu) pemberian nafkah hingga setahun lamanya dengan tidak dipindahkan (dari rumahnya). Tetapi jika mereka pindah (sendiri), maka tidak ada dosa bagi kamu (hai wali atau waris dari yang meninggal) membiarkan mereka berbuat yang patut pada diri mereka. Allah Maha Perkasa, lagi Maha Bijaksana. |
| HAMKA : Dan orang-orang yang meninggal dunia di antara kamu, sedangkan dia meninggalkan istriistri, hendaklah berwasiat untuk istri-istri mereka itu, yaitu supaya diberi bekal sampai setahun tidak dikeluarkan mereka. Akan tetapi, jika mereka keluar (sendiri) maka tidak salahnya atas kamu (membiarkan) apa yang mereka kerjakan pada diri mereka dari perkara yang patut. Dan, Allah adalah Mahagagah, lagi Bijaksana. |
| 3. Tafsir وَالَّذِينَ يُتَوَفَّوْنَ مِنْكُمْ وَيَذَرُونَ أَزْوَاجًا وَصِيَّةً لِأَزْوَاجِهِمْ مَتَاعًا إِلَى الْحَوْلِ غَيْرَ إِخْرَاجٍ ۚ فَإِنْ خَرَجْنَ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ فِي مَا فَعَلْنَ فِي أَنْفُسِهِنَّ مِنْ مَعْرُوفٍ ۗ وَاللَّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Bagi istri-istri yang diceraikan terdapat hak mut‘ah dengan cara yang patut. Demikian ini adalah ketentuan bagi orang-orang yang bertakwa. |
| Prof. Quraish Shihab : Untuk wanita-wanita yang dicerai (hendaklah diberikan oleh suaminya) mata??menurut cara yang patut, sebagai suatu kewajiban bagi orang-orang yang bertakwa. |
| HAMKA : Dan untuk perempuan-perempuan yang ditalak, wajiblah diberi bekal menurut patutnya; kewajiban atas orang-orang yang takwa |
| 3. Tafsir وَلِلْمُطَلَّقَاتِ مَتَاعٌ بِالْمَعْرُوفِ ۖ حَقًّا عَلَى الْمُتَّقِينَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Demikianlah Allah menerangkan kepadamu ayat-ayat-Nya agar kamu mengerti. |
| Prof. Quraish Shihab : Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat-(Nya) kepada kamu supaya kamu dapat memahami(nya). |
| HAMKA : Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayatNya kepada kamu, supaya kamu berpikir. |
| 3. Tafsir كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمْ آيَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Tidakkah kamu memperhatikan orang-orang yang keluar dari kampung halamannya dalam jumlah ribuan karena takut mati? Lalu, Allah berfirman kepada mereka, “Matilah kamu!” Kemudian, Allah menghidupkan mereka. Sesungguhnya Allah Pemberi karunia kepada manusia, tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur. |
| Prof. Quraish Shihab : Tidakkah kamu memperhatikan orang-orang yang keluar dari kampung halaman mereka, sedangkan mereka beribu-ribu (jumlahnya) karena takut mati; maka Allah berfirman kepada mereka: “Matilah kamu (semua),” kemudian Dia menghidupkan mereka. Sesungguhnya Allah benar-benar memiliki karunia (yang dilimpahkan-Nya) atas manusia, tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur. |
| HAMKA : Atau tidakkah engkau perhatikan orangorang yang keluar dari kampung-kampung mereka, pad a ha I mereka beribu-ribu, karena takut mati? Maka berkatalah Allah kepada mereka, "Matilah kamu semuanya!" Kemudian Dia hidupkan mereka. Sesungguhnya, Allah adalah mempunyai karunia atas manusia, akan tetapi kebanyakan manusia tidaklah bersyukur. |
| 3. Tafsir أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ خَرَجُوا مِنْ دِيَارِهِمْ وَهُمْ أُلُوفٌ حَذَرَ الْمَوْتِ فَقَالَ لَهُمُ اللَّهُ مُوتُوا ثُمَّ أَحْيَاهُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ لَذُو فَضْلٍ عَلَى النَّاسِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَشْكُرُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Berperanglah kamu di jalan Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. |
| Prof. Quraish Shihab : Berperanglah kamu di jalan Allah, dan ketahuilah bahwa Allah Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui. |
| HAMKA : Dan berperanglah kamu pada jalan Allah dan ketahuilah olehmu bahwasanya Allah adalah Maha Mendengar, lagi Mengetahui. |
| 3. Tafsir وَقَاتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Siapakah yang mau memberi pinjaman yang baik kepada Allah? ) Dia akan melipatgandakan (pembayaran atas pinjaman itu) baginya berkali-kali lipat. Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki). Kepada-Nyalah kamu dikembalikan. |
| Prof. Quraish Shihab : Barang siapa mau memberi kepada Allah pinjaman yang haik, maka Dia akan melipatgandakan (pembayaran pinjaman itu) kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Allah menyempitkan dan melapangkan (rewki), dan hanya kepada-Nya kamu akan dikembalikan, |
| HAMKA : Siapakah dia, yang sudi meminjami Allah dengan pinjaman yang baik, supaya Dia gandakan untuknya dengan pergandaan yang banyak? Dan Allah menahan-nahan dan meluas-lebarkan (menghamparkan), dan kepada kepada-Nyalah kamu sekalian akan kembali. |
| 3. Tafsir مَنْ ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً ۚ وَاللَّهُ يَقْبِضُ وَيَبْسُطُ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ |