| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Mereka berkata, “Kami beriman kepada Tuhan semesta alam, |
| Prof. Quraish Shihab : Mereka (para penyihir) berkata: “Kami telah beriman kepada Tuhan Pemelihara seluruh alam, |
| HAMKA : Mereka katakan, “Kami telah percaya kepada Tuhan Pemelihara sekalian alam. |
| 3. Tafsir قَالُوا آمَنَّا بِرَبِّ الْعَالَمِينَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : (yaitu) Tuhannya Musa dan Harun.” |
| Prof. Quraish Shihab : Tuhan Pemelihara Musa dan Harun.” |
| HAMKA : (Yaitu) Tuhan Musa dan Harun.” |
| 3. Tafsir رَبِّ مُوسَىٰ وَهَارُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Fir‘aun berkata, “Mengapa kamu beriman kepadanya sebelum aku memberi izin kepadamu? Sesungguhnya ini benar-benar tipu muslihat yang telah kamu rencanakan di kota ini untuk mengusir penduduknya. Kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu ini). |
| Prof. Quraish Shihab : Dia (Firaun) berkata: “Apakah kamu beriman kepadanya (Nabi Musa as.) sebelum aku memberi izin kepada kamu? Sesungguhnya ini adalah makar yang telah kamu rencanakan di kota ini, supaya kamu mengeluarkan penduduknya darinya; maka kelak kamu mengetahui (akibat perbuatan kamu itu).” |
| HAMKA : Berkata Fir’aun, “Kamu percaya kepadanya, sebelum aku berizin kepadamu. Sesungguhnya ini adalah suatu tipu daya yang telah kamu perbuat di dalam negeri ini untuk mengeluarkan penduduknya dari dalamnya. Lantaran itu kamu akan tahu sendiri. |
| 3. Tafsir قَالَ فِرْعَوْنُ آمَنْتُمْ بِهِ قَبْلَ أَنْ آذَنَ لَكُمْ ۖ إِنَّ هَٰذَا لَمَكْرٌ مَكَرْتُمُوهُ فِي الْمَدِينَةِ لِتُخْرِجُوا مِنْهَا أَهْلَهَا ۖ فَسَوْفَ تَعْلَمُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Pasti akan aku potong tangan dan kakimu dengan bersilang (tangan kanan dan kaki kiri atau sebaliknya) kemudian sungguh akan aku salib kamu semua.” |
| Prof. Quraish Shihab : (Aku bersumpah), Demi (kekuasaanku)! Sesungguhnya aku benar-benar akan memotong tangan-tangan dan kaki-kaki kamu secara bersilang, kemudian sungguh aku benar-benar akan menyalib kamu semua.” |
| HAMKA : Sungguh, akan aku potong tangan kamu dan kaki kamu cara berselang kemudian itu akan aku salibkan kamu semuanya.” |
| 3. Tafsir لَأُقَطِّعَنَّ أَيْدِيَكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ مِنْ خِلَافٍ ثُمَّ لَأُصَلِّبَنَّكُمْ أَجْمَعِينَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Mereka (para penyihir) menjawab, “Sesungguhnya kami hanya akan kembali kepada Tuhan kami. |
| Prof. Quraish Shihab : Mereka (para penyihir) menjawab: “Sesungguhnya kami hanya akan kembali kepada Tuhan Pemelihara kami. |
| HAMKA : Mereka menjawab, “Sesungguhnya kami akan pulang kepada Tuhan. |
| 3. Tafsir قَالُوا إِنَّا إِلَىٰ رَبِّنَا مُنْقَلِبُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Engkau (Fir‘aun) tidak menghukum kami, kecuali karena kami beriman kepada ayat-ayat Tuhan kami ketika ayat-ayat itu datang kepada kami.” (Mereka berdoa,) “Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan matikanlah kami dalam keadaan muslim (berserah diri kepada-Mu).” |
| Prof. Quraish Shihab : Dan engkau tidak membenci kami, melainkan (karena) kami telah beriman kepada ayat-ayat Tuhan Pemelihara kami ketika (ayat-ayat itu) datang kepada kami. Tuhan Pemelihara kami, curahkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan Muslim (tunduk patuh dan berserah diri kepada Allah swt.).” |
| HAMKA : Dan, tidaklah engkau mendendam kepada kami melainkan karena kami telah percaya kepada ayat-ayat Tuhan kami setelah dia datang kepada kami. Ya Tuhan kami, lapangkanlah kami dalam keadaan sabar dan wafatkanlah kami di dalam Islam! |
| 3. Tafsir وَمَا تَنْقِمُ مِنَّا إِلَّا أَنْ آمَنَّا بِآيَاتِ رَبِّنَا لَمَّا جَاءَتْنَا ۚ رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَتَوَفَّنَا مُسْلِمِينَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Para pemuka dari kaum Fir‘aun berkata, “Apakah engkau akan membiarkan Musa dan kaumnya sehingga mereka berbuat kerusakan di negeri ini (Mesir) dan dia (Musa) meninggalkanmu dan tuhan-tuhanmu?” (Fir‘aun) menjawab, “Akan kita bunuh anak-anak laki-laki mereka dan kita biarkan hidup anak-anak perempuan mereka. Sesungguhnya kita berkuasa penuh atas mereka.” |
| Prof. Quraish Shihab : Dan berkatalah para pemuka dari kaum Firaun: “Apakah engkau akan membiarkan Musa dan kaumnya sehingga akibatnya mereka membuat kerusakan di bumi dan meninggalkanmu kamu serta sesembahan-sesembahanmu?” Dia (Firaun) menjawab: “Akan kita bunuh anak-anak laki-laki mereka dan kita biarkan hidup (anak-anak) perempuan mereka (untuk disiksa dan dilecehkan) dan sesungguhnya kita berkuasa penuh atas mereka.” |
| HAMKA : Dan, berkata pemuka-pemuka dari kaum Fir’aun itu, “Apakah akan engkau biarkan Musa dan kaumnya membuat kerusakan di bumi dan dia tinggalkan engkau dan tuhan-tuhan engkau?” Dia berkata, “Akan kita bunuh anak-anak laki-laki mereka dan kita biarkan hidup perempuan-perempuan mereka karena sesungguhnya kita atas mereka adalah sangat berkuasa.” |
| 3. Tafsir وَقَالَ الْمَلَأُ مِنْ قَوْمِ فِرْعَوْنَ أَتَذَرُ مُوسَىٰ وَقَوْمَهُ لِيُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ وَيَذَرَكَ وَآلِهَتَكَ ۚ قَالَ سَنُقَتِّلُ أَبْنَاءَهُمْ وَنَسْتَحْيِي نِسَاءَهُمْ وَإِنَّا فَوْقَهُمْ قَاهِرُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Musa berkata kepada kaumnya, “Mohonlah pertolongan kepada Allah dan bersabarlah. Sesungguhnya bumi (ini) milik Allah. Dia akan mewariskannya kepada siapa saja yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya. Kesudahan (yang baik) adalah bagi orang-orang yang bertakwa.” |
| Prof. Quraish Shihab : Musa berkata kepada kaumnya: “Mohonlah pertolongan kepada Allah dan bersabarlah; sesungguhnya bumi milik Allah, diwariskan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya dari para hamba-Nya. Dan kesudahan (yang baik) bagi orang-orang yang bertakwa.” |
| HAMKA : Berkata Musa kepada kaumnya, “Bermohon pertolonganlah kepada Allah dan bersabarlah, sesungguhnya bumi ini adalah kepunyaan Allah. Dia wariskan kepada siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hamba-Nya dan akibat kebaikan terakhir adalah bagi orang-orang yang bertakwa.” |
| 3. Tafsir قَالَ مُوسَىٰ لِقَوْمِهِ اسْتَعِينُوا بِاللَّهِ وَاصْبِرُوا ۖ إِنَّ الْأَرْضَ لِلَّهِ يُورِثُهَا مَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ ۖ وَالْعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِينَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Mereka (kaum Musa) berkata, “Kami telah ditindas (oleh Fir‘aun) sebelum engkau datang kepada kami dan setelah engkau datang.” (Musa) menjawab, “Mudah-mudahan Tuhanmu membinasakan musuhmu dan menjadikan kamu penguasa di bumi lalu Dia akan melihat bagaimana perbuatanmu.” |
| Prof. Quraish Shihab : Mereka (kaum Nabi Musa as.) berkata: “Kami telah diganggu sebelum engkau datang kepada kami dan sesudah engkau datang.” Dia (Nabi Musa as.) menjawab: “Mudah-mudahan Tuhan Pemelihara kamu membinasakan musuh kamu dan menjadikan kamu penguasa di bumi, lalu Dia akan melihat bagaimana kamu berbuat.” |
| HAMKA : Mereka berkata, “Telah disakiti kami sebelum engkau datang kepada kami dan sesudah engkau mendatangi kami!” Dia berkata, “Mudah-mudahan Tuhan kamu akan membinasakan musuh kamu dan menjadikan kamu khalifah di bumi. Namun, Dia akan melihat bagaimana kamu bekerja.” |
| 3. Tafsir قَالُوا أُوذِينَا مِنْ قَبْلِ أَنْ تَأْتِيَنَا وَمِنْ بَعْدِ مَا جِئْتَنَا ۚ قَالَ عَسَىٰ رَبُّكُمْ أَنْ يُهْلِكَ عَدُوَّكُمْ وَيَسْتَخْلِفَكُمْ فِي الْأَرْضِ فَيَنْظُرَ كَيْفَ تَعْمَلُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Sungguh, Kami telah menghukum Fir‘aun dan kaumnya dengan (mendatangkan) kemarau panjang dan kekurangan buah-buahan agar mereka mengambil pelajaran. |
| Prof. Quraish Shihab : Demi (keagungan dan kekuasaan Kami)! Sungguh, Kami telah menghukum (Firaun dan) kaum Firaun dengan masa-masa sulit dan kekurangan buah-buahan, supaya mereka mengambil pelajaran. |
| HAMKA : Dan, sesungguhnya telah Kami timpakan kepada keluarga Fir’aun itu kekeringan dan kekurangan hasil buah-buahan supaya maulah mereka ingat. |
| 3. Tafsir وَلَقَدْ أَخَذْنَا آلَ فِرْعَوْنَ بِالسِّنِينَ وَنَقْصٍ مِنَ الثَّمَرَاتِ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُونَ |